Amalan di 10 Hari Terakhir Ramadhan yang Dilakukan Rasulullah SAW

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 11 April 2023 | 11:57 WIB
Ilustrasi: Keutamaan membaca Al-Qur'an saat Ramadhan adalah pahalanya akan dilipatgandakan. (Freepik)
Ilustrasi: Keutamaan membaca Al-Qur'an saat Ramadhan adalah pahalanya akan dilipatgandakan. (Freepik)

Baca Juga: Cara Agar Tidak Mudah Haus Saat Puasa Ramadhan ala Gobind Vashdev

2. Memperbanyak baca Al-Qur’an

Keutamaan membaca Al-Qur'an saat Ramadhan adalah pahalanya akan dilipatgandakan, apalagi di 10 hari terakhir Ramadhan.

Dilansir dari NU Online, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an di akhir malam lebih utama daripada awal malam.

Pendapat yang sama juga dikatakan oleh Abu Bakar Syatha yang menyebut bahwa membaca Al-Qur’an di malam hari lebih baik karena lebih fokus, daripada membacanya di siang hari.

Jadi, bacalah Al-Qur’an kapanpun dan di manapun, kecuali tempat yang dilarang, seperti toilet.

3. Memperpanjang shalat malam

Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dari hadits Ramadhan tersebut diketahui bahwa Nabi Muhammad SAW tidak tidur dan jauh dari tempat tidur di 10 hari terakhir Ramadhan.

Beliau mengisi malam-malam tersebut dengan berbagai macam ibadah, seperti salat, zikir, dan sebagainya hingga waktu fajar.

Bahkan, kebiasaan beribadahnya ini ditularkan kepada seluruh anggota keluarganya.

4. I’tikaf
Banyak kaum muslim yang menghabiskan 10 malam terakhir Ramadhan dengan beribadah di masjid. Ini disebut dengan i’tikaf atau berdiam di masjid untuk beribadah kepada Allah SWT dan hanya keluar untuk memenuhi hajatnya sebagai manusia.

I’tikaf biasanya diisi dengan berdzikir, berdo’a, membaca Al-Quran, shalat sunnah, bershalawat, bertaubat, beristigfar, dan lainnya.

Meski dianjurkan dilakukan setiap waktu, tetapi lebih diutamakan dilakukan saat memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Baca Juga: Jangan Boros, Biar Puasa dan Lebaran Kamu Gak Bikin Tongpes

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: NU Online, Kementerian Agama Republik Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X