PejuangKantoran.com - Setelah sempat melalui masa-masa yang cukup sulit, kini AirAsia semakin mendekati kondisi terbaiknya sebelum Covid-19.
Jumat (2/6/2023) lalu, Indonesia AirAsia membuka rute baru Jakarta ke Perth, ibu kota Australia Barat. Penerbangan yang relatif singkat antara Perth dan Asia Tenggara ini ditargetkan untuk liburan, reuni keluarga, maupun business trip.
Sebagai mitra dagang terbesar ke-12 Australia Barat, layanan nonstop baru ini akan mendorong perjalanan yang lebih mudah antara kedua negara, serta menambah lebih banyak kapasitas pengangkutan bagi para eksportir.
Baca Juga: Baru Pindah Kantor, Ini Cara Izin pada HR tentang Rencana Liburan yang Sudah Lama Kamu Jadwalkan
Layanan Indonesia AirAsia (IAA) menjadi satu-satunya layanan nonstop antara Perth dan Jakarta, dan sebagai tahap awal akan beroperasi empat kali seminggu.
Waktu tempuh empat jam
Pada hari Jumat, penerbangan IAA QZ532 lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) pada pukul 18:16. Menempuh jarak 3.000 kilometer menuju Perth dalam 4 jam 19 menit, dn tiba pada pukul 23:35.
Penerbangan ini dioperasikan oleh Airbus A320-200 berusia 15 tahun, registrasi PK-AXD dan MSN 03182, yang meninggalkan Bandara Perth (PER) pada pukul 00:57 pada hari Sabtu (3/6/2023), dan mendarat kembali di Jakarta pada pukul 04:03.
Data armada yang disediakan oleh ch-aviation.com menunjukkan bahwa Indonesia AirAsia memiliki 27 Airbus A320-200 dalam armadanya. Pesawat ini memiliki tata letak 3-3 all-economy dengan 180 kursi.
A320 yang memulai rute Jakarta-Perth pertama kali dikirim ke AirAsia pada Juli 2007 dengan registrasi 9M-AFX. Pada bulan Agustus 2009, pesawat terdaftar ulang dengan Indonesia AirAsia sebagai operator, dan mengganti nomor ekor ke PK-AXD saat ini.
Baca Juga: Sebentar Lagi Cuti Bersama, Kapan Sih Waktu Terbaik Pesan Hotel Buat Liburan?
Per 31 Januari 2023, A320 sudah mengumpulkan 42.536 jam terbang, menerbangkan 24.351 siklus penerbangan, dan digunakan rata-rata 7.28 jam per hari.
Ini salah satu pesawat yang lebih muda di armada IAA, yang rata-rata usianya 12,8 tahun di seluruh armada A320.
Pemulihan penuh
Rute baru ini merupakan langkah lain Bandara Perth untuk memulihkan lalu lintas internasional pasca-Covid, yang telah mencapai 85% dari tingkat pra-pandemi.
Artikel Terkait
Baru Pindah Kantor, Ini Cara Izin pada HR tentang Rencana Liburan yang Sudah Lama Kamu Jadwalkan
Glenn Marsalim, Owner Brand Mangkok Ayam "MGKYM" yang Terinpirasi dari Warung Depan Rumahnya
7 Fakta tentang Peringatan Hari Tri Suci Waisak 2567 BE di Candi Borobudur
12 Jawaban Terbaik Jika Ditanya Alasan Resign dari Pekerjaan Sebelumnya Saat Wawancara Kerja
Lily-Rose Depp Mengaku Harus Menghindar dari The Weeknd Di Lokasi Syuting Serial "The Idol"
Survei Indikator Politik Indonesia: Erick Thohir Cawapres Paling Banyak Dipilih Masyarakat