PejuangKantoran.com - Saat mengikuti wawancara kerja, salah satu pertanyaan paling umum yang akan ditanyakan adalah, "Mengapa kamu berhenti dari pekerjaan sebelumnya?".
Ini karena calon pemberi kerja ingin tahu mengapa kamu mencari pekerjaan baru dan tidak bertahan di pekerjaan lama. Alasan resign akan menggambarkan banyak hal tentang dirimu sebagai karyawan, dan apa yang kamu cari dalam karier.
Jika alasan kamu berhenti dari pekerjaan sebelumnya adalah karena bosan, ini bukan pertanda baik. Hal itu menggambarkan kamu tidak mampu bertahan dengan perusahaan melalui suka dan duka.
Baca Juga: Karyawan Amazon Ancam Resign Jika Disuruh WFO
Jawaban terbaik dari pertanyaan alasan resign dari pekerjaan sebelumnya, misalnya sedang mencari tantangan profesional yang lebih signifikan. Hal itu menunjukkan kamu orang yang selalu ingin mengembangkan karier.
Intinya, kamu harus selalu memiliki alasan resign yang dapat diterima sebagai penyebab berhenti dari pekerjaan sebelumnya. Berikut adalah beberapa jawaban terbaik yang bisa kamu berikan.
1. Penggabungan atau akuisisi perusahaan
Walaupun kamu belum diberhentikan, hal ini umumnya berdampak pada pemecatan beberapa karyawan untuk menghemat uang. Menjelaskan hal ini kepada pewawancara bisa menjadi penjelasan bagus. Lebih baik lagi karena kamu tidak menyalahkan siapa pun.
2. Perusahaan bangkrut
Jika ini yang terjadi, masuk akal jika kamu berhenti dari pekerjaan tersebut. Namun, tekankan bahwa kondisi perusahaan tersebut bukan tanggung jawab atau kesalahanmu.
Jelaskan bahwa kamu adalah kandidat yang sangat baik, dan kenyataan bahwa perusahaan itu bangkrut sama sekali tidak terkait dengan kinerjamu.
3. Kemajuan karier
Jika pekerjaan sebelumnya tidak memberikan kesempatan untuk posisi dengan bayaran lebih tinggi, masuk akal bagimu untuk meninggalkan pekerjaan tersebut dan mencari opsi lain.
Tekankan hal ini kepada pewawancara, terutama jika kamu mencoba mencari posisi yang lebih baik daripada sebelumnya.
Baca Juga: Ajukan 5 Pertanyaan Pintar Ini Saat Wawancara Kerja, Dijamin Bakal Bikin User Auto Terkesan!
4. Pengembangan profesional
Pengembangan profesional yang dimaksud bisa seperti modul pelatihan atau program bimbingan.
Jika kamu termasuk karyawan berenergi tinggi dan ingin memajukan karier secepat mungkin, ini alasan resign yang sah untuk meninggalkan pekerjaan demi mengejar peluang lain.
5. Ingin mencoba industri baru
Alasan ini lebih umum di kalangan profesional berusia 30-an atau lebih, karena menyadari industri tempatmu bekerja sebelumnya tidak tepat.
Selain menjelaskan tentang pencapaian dan penghargaan yang kami miliki, tekankan bahwa kamu ingin membawa bakat yang kamu miliki ke industri baru tersebut.
Artikel Terkait
Kaum Pekerja Lebih Peduli Pada Kesehatan Mental dan Fokus Pada Diri Sendiri Saat Cari Kerja
PAN Akan Mengusung Erick Thohir Jadi Cawapres dalam Pilpres 2024, Siapa Pun Koalisinya!
Dideklarasikan, Kepmenaker tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Tempat Kerja
Baru Pindah Kantor, Ini Cara Izin pada HR tentang Rencana Liburan yang Sudah Lama Kamu Jadwalkan
Glenn Marsalim, Owner Brand Mangkok Ayam "MGKYM" yang Terinpirasi dari Warung Depan Rumahnya
7 Fakta tentang Peringatan Hari Tri Suci Waisak 2567 BE di Candi Borobudur