CEO Bandara Perth Kate Holsgrove mengatakan layanan nonstop baru ini berupaya mendongkrak sektor bisnis, pelajar, dan pariwisata Australia Barat, dengan memberikan hampir 75.000 kursi baru ke pasar Perth.
Dia juga menunjukkan bahwa dengan populasi 10,5 juta, ada peluang besar untuk menarik turis maupun pelajar dari ibu kota Indonesia.
"Dan sangat menyenangkan bahwa hubungan jangka panjang kami dengan mitra maskapai kami seperti AirAsia sekarang melihat layanan baru tiba di Perth.
Baca Juga: Ini Dia Bocoran Waktu Terbaik Agar Dapat Harga Tiket Pesawat Murah untuk Liburan, Ada Tipsnya Juga!
“Sungguh luar biasa melihat komitmen AirAsia ke Australia Barat karena meluncurkan satu-satunya layanan nonstop antara Perth dan Jakarta," ujarnya.
Di lain pihak, maskapai yang baru saja digelari Best Low Cost Airline 2023 dari AirlineRatings.com itu optimis bahwa rute tersebut akan diminati.
Terbukti, faktor muatan pada penerbangan perdana lebih dari 70% dari Jakarta, dan lebih dari 80% untuk penerbangan kembali dari Perth.
IAA juga mengingatkan adanya koneksi tanpa batas dari Jakarta ke “Destinasi Super Prority” yang melintasi pulau-pulau Indonesia seperti di Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang (Sulawesi), dan Mandalika (Lombok), serta Nusa Tenggara Barat, yang juga akan mendorong kunjungan masuk.
Artikel Terkait
Baru Pindah Kantor, Ini Cara Izin pada HR tentang Rencana Liburan yang Sudah Lama Kamu Jadwalkan
Glenn Marsalim, Owner Brand Mangkok Ayam "MGKYM" yang Terinpirasi dari Warung Depan Rumahnya
7 Fakta tentang Peringatan Hari Tri Suci Waisak 2567 BE di Candi Borobudur
12 Jawaban Terbaik Jika Ditanya Alasan Resign dari Pekerjaan Sebelumnya Saat Wawancara Kerja
Lily-Rose Depp Mengaku Harus Menghindar dari The Weeknd Di Lokasi Syuting Serial "The Idol"
Survei Indikator Politik Indonesia: Erick Thohir Cawapres Paling Banyak Dipilih Masyarakat