4 Kisah Menyentuh di Balik Pembuatan Film Just Mom, bahkan Hanung Bramantyo Ikut Menangis!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 8 Agustus 2023 | 16:07 WIB
Film Just Mom mengingatkan kita betapa pentingnya keluarga, terutama dengan ibu. (Instagram/@filmjustmom)
Film Just Mom mengingatkan kita betapa pentingnya keluarga, terutama dengan ibu. (Instagram/@filmjustmom)

Namun, Niken bersyukur karena aktris peraih 9 Piala Citra itu ternyata orang yang hangat dan sabar.

“Beliau mau mengajarkan aku. Senang banget dapat ilmu dari beliau,” tukasnya.

3. Keterlibatan tanpa kontrak antara Christine Hakim dan Hanung Bramantyo

Christine Hakim mengaku menerima peran Siti karena faktor Hanung Bramantyo.

“Tidak pernah punya alasan untuk menolak Mas Hanung Bramantyo. Pertama kali kami bekerja sama itu di film Kartini. Semenjak itu, kita punya momen berbicara empat mata.

“Intinya adalah komitmen tanpa surat kontrak. Selama mas Hanung membutuhkan saya, dan saya masih mampu melakukannya, saya akan bekerja sama apa pun kondisinya. Jadi, ya sudah,” tutur Christine, tentang komitmennya pada sutradara berusia 47 tahun itu.

Baca Juga: Kapten Timnas Putri Shafira Ika Putri Beberkan Syarat Main Futsal bagi Kaum Perempuan

Bagi aktris yang sudah berkecimpung 40 tahun lebih di industri film ini, Just Mom juga menjadi medium dirinya untuk mengalami proses pembelanjaran dalam segi apapun.

“Ada pembelajaran hidup yang selalu saya cari dalam setiap produksi. Entah itu saya sebagai mahluk ciptaan Tuhan, sebagai anak, sebagai anggota masyarakat atau sebagai orang Indonesia.

“Bahkan, setelah tiga tahun usai pembuatan film ini, perjalanan batin sebagai ibu Siti sampai sekarang masih saya alami,” katanya.

4. Cara Ayushita mengeksplorasi hubungan ibu dan anak 

Ayushita mengaku beruntung punya kesempatan berakting dengan Christine Hakim dalam beberapa kesempatan. Yang menjadi tantangan terberatnya adalah karena ia harus berperan sebagai ODGJ.

Dari segi dialog tidak banyak yang harus dihafal Ayushita, tetapi ia harus mengeksplorasi ekspresi dan emosi untuk bisa mendalami peran tersebut.

“Aku nggak riset turun ke jalan mencari orang gila sih, atau mendatangi rumah sakit jiwa untuk mengeksplorasi karakter.

"Selain banyak mengobrol dengan penulis, sutradara, dan mas Hanung sebagai produser, aku melakukan eksplorasi sendiri di mana aku bisa seperti ibu Siti buat anak-anak kucing," ujar aktris berusia 34 tahun ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X