"Trimming itu adalah (proses memotong) untuk memisahkan lemak dan daging," kata Technical Director Katto Hermanto Tan.
Pisau tumpul pisau tajam
Proses trimming, lanjut Technical Director Katto Hermanto Tan juga meliputi pemotongan bagian daging sapi australia atau daging sapi lokal Indonesia pada umumnya yang tidak diperlukan pada memasak menu kuliner yang diperlombakan.
"Kalau trimming-nya memakan waktu lama karena memakai pisau tumpul daripada pisau tajam, waktu memasak jadi mundur atau memakan waktu lama sekali," ucap Technical Director Katto Hermanto Tan.
Lantas, proses kompetisi memasak selanjutnya usai trimming daging sapi australia atau daging sapi lokal Indonesia pada umumnya, imbuh Technical Director Katto Hermanto Tan adalah break down daging sapi australia atau daging sapi lokal Indonesia.
"Setelah trimming, ada proses breakdown daging sapi menjadi tujuh bagian," papar Technical Director Katto Hermanto Tan.
Dalam waktu relatif pendek atau singkat, kemudian, peserta kompetisi memasak harus segera memasak menu kuliner yang jadi bahan kompetisi memasak, beber Technical Director Katto Hermanto Tan lagi.
"Pisau tajam dibandingkan pisau tumpul menentukan juga waktu memotong yang harus di bawah 30 menit," kata Technical Director Katto Hermanto Tan mengingatkan.
Technical Director Katto Hermanto Tan memberi catatan bahwa memotong daging sapi australia maupun daging sapi lokal Indonesia pada kompetisi memasak melebihi waktu 30 menit punya risiko.
"Peserta yang melebihi waktu memotong 30 menit akan kalah," kata Technical Director Katto Indonesia Hermanto Tan.
"Di sinilah filosofi atau pesan dari jangan bawa pisau tumpul ke kompetisi memasak," pungkas Technical Director Katto Indonesia Hermanto Tan.