senggang

Memilih Dan Memakai Jas Hujan Untuk Naik Sepeda Motor Jangan Sembarangan. Ini Panduannya!

Rabu, 20 November 2024 | 10:00 WIB
Memilih jas hujan untuk naik sepeda motor tidak boleh sembarangan. (Freepik)

Ukuran Yang Tepat

Ukuran jaket pemotor itu diukur berdasarkan ukuran dada seseorang, jadi sama dengan ukuran pakaian. Namun karena ini dipakai sebagai lapisan luar, tentunya plilihlah satu ukuran yang lebih besar dari ukuran pakaiannmu supaya lebih nyaman dipakai.

Namun jangan sampai kebesaran juga, karena jika kebesaran jas hujan kamu ada efek flapping (kepakan). Efek flapping ini membuat berkendara kamu terasa berat karena ia menahan angin.

Jas hujan yang kebesaran juga memudahkan air hujan masuk ke dalamnya.

Sebagai aksesori keselamatan yang harus selalu dikenakan saat berkendara dalam cuaca buruk, idealnya jas/jaket hujan premotor ini tidak hanya membantu melindungimu dari hujan. Idealnya, ia juga bisa melindungimu dari serpihan yang dapat terlempar dari sepeda motor.

 Baca Juga: Musim Pancaroba Kudu Sehat Jiwa Raga. Berikut Minuman Herbal Yang Direkomendasikan Untuk Itu

Tips Mengenakan Jas Hujan Yang Aman

  • Saat mengenakan jas hujan, selalu usahakan baju dan celana yang tidak kedap air tertutup oleh jas hujan. Sebab apabila ada bagian yang tidak tertutup jjaket atau celana antiair, bagian ini akan menyerap air.

Dan saat basah, karena efek kapilaritas, rembesan air ini bisa meluas ke dalam baju atau celana kamu yang tidak anti air. Tentu saja baju yang basah bisa berdampak pada kesehatn kamu.

  • Di beberapa jaket hujan yang diranceng baik, selalu ada pit zip atau bukaan di bagian ketiak. Ini fugsinya adalah unuk ventilasi supaya membuang panas dalam jaket saat dikenakan.

Saat hujan gerimis, sebaiknya pit zip dibiarkan terbuka supaya tetap ada ventilasi. Namun saat hujan deras, pit zip sebaiknya ditutup. Selain meghindari air masuk ke dalam jaket, toh hujan yang lebar bisanya suhu menjadi lebih dingin. Kamu justru butuh udara yang hangat di dalam jaket.

 

***

Halaman:

Tags

Terkini