"Kalau beban sih, setiap melakukan sesuatu pasti punya rasa (beban) tersendiri,” seru Arya Saloka, yang populer berkat sinetron Ikatan Cinta ini.
Begitu juga dengan proses pendalaman karakter yang menurutnya lebih nyaman. Sebab ia sudah banyak berdiskusi dengan produser kreatif Emil Heradi sebelum masuk masa reading dan bedah naskah.
Baca Juga: BRI Dukung Pendidikan di Daerah 3T, Bawa Teknologi ke Sekolah di Lombok Utara
“Pendalaman karakter dimulai dengan ngobrol lama sama bapak Emil. Lalu sama bang Denny. Jadi, sudah sempat nyicil-nyicil sebelum reading. Sudah punya catatan-catatan sendiri.
"Ketika reading, ada teman diskusi, bang Norman E. Akyuwen. Saya terbantu sekali di situ sehingga jadi lebih mudah menemukan sosok Pandu,” paparnya.