senggang

Diinspirasi dari Podcast Horor, Selepas Tahlil Mengisahkan Teror Jenazah yang Bangkit Usai Pemakaman

Sabtu, 24 Mei 2025 | 12:47 WIB
Bastian Steel, Aghniny Haque, dan Epy Kusnandar saat konferensi pers first look film Selepas Tahlil di kantor Visinema Pictures, Jumat (23/5/2025). (BION STUDIOS)

PejuangKantoran.com - Acara siniar atau podcast ternyata menjadi salah satu sumber inspirasi yang kaya untuk mengembangkan cerita-cerita film. Salah satunya Lentera Malam, podcast horor yang disebut-sebut paling populer di Indonesia.

Salah satu episode Lentera Malam, Selepas Tahlil, misalnya, rupanya menarik minat BION Studios untuk menampilkannya sebagai film dengan judul sama. Episode tersebut menceritakan kisah jenazah yang bangkit dan berjalan sendiri dari Surabaya ke Lamongan.

Lentera malam adalah salah satu podcast yang besar dan punya banyak cerita yang bagus dengan pendengar yang sudah banyak,” jelas Ajeng Parameswari, produser eksekutif film Selepas Tahlil, saat konferensi pers first look di kantor Visinema Pictures, Jumat (23/5/2025).

Baca Juga: Joko Anwar Gandeng Dua Sutradara Baru untuk Garap Film Terbarunya, Legenda Kelam Malin Kundang

“Kemudian saat kita telusuri, Selepas Tahlil itu secara konteks juga cukup banyak yang mengalami. Jadi bisa kita kembangin menjadi sebuah narasi cerita yang nggak cuman horor.”

Film ini merupakan film horor perdana dari BION Studios, yang ingin terus menghadirkan konten hyperlocal yang relevan dengan fenomena di tengah masyarakat Indonesia.

“Satu hal yang bisa aku bayangkan perihal kematian itu kan suatu lowest point seseorang yang akhirnya juga punya pengaruh another lowest point kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Dari titik itu aku menyadari bahwa apa yang akan terjadi dari poin terendah kita sebagai manusia adalah bahasan-bahasan yang menarik untuk dikembangkan dalam ceritanya,” ujar produser Taufan Adryan.

Wasiat terakhir sang ayah

BION Studios, unit bisnis dari Visinema Group, sebelumnya merilis debut perdananya lewat film Ambyar Mak Byar (2024).

Baca Juga: Perusahaan Harus Waspada Terhadap Potensi Pelamar Menggunakan Deepfake di Proses Perekrutan

Film Selepas Tahlil sendiri disutradarai oleh Adriano Rudiman (Goodnight Stargazer, Melodialog), ditulis oleh Husein M. Atmodjo (Mencuri Raden Saleh), dan diproduseri oleh Taufan Adryan (13 Bom di Jakarta, Story of Kale: When Someone’s in Love).

Proses syuting Selepas Tahlil sudah dimulai sejak 17 Februari 2025 dan kini tengah memasuki tahap akhir produksi.

“Ini film horor pertama aku dan juga film panjang pertama aku, bahkan kali pertama aku bekerja dengan orang-orang sehebat ini,” papar Adriano Rudiman.

“Emosi yang pengen saya bawa dalam cerita ini adalah bagaimana filmnya tidak hanya menyajikan sebuah cerita horor tetapi menarik juga untuk diikuti dari segi cerita dramanya.

Halaman:

Tags

Terkini