Selain itu, kamu tidak akan terganggu oleh penumpang lain yang lewat di lorong atau harus bangun saat orang di sebelah ingin ke toilet.
Kursi dekat jendela juga memberi sedikit ruang privasi tambahan yang membuat tidur lebih nyenyak.
- Gunakan aplikasi pendukung
Jika kamu melakukan penerbangan lintas zona waktu, aplikasi seperti Timeshifter bisa sangat membantu.
Aplikasi ini membantu dengan panduan praktis, mulai dari waktu menghindari kafein, waktu tidur yang tepat, sampai momen untuk mengonsumsi melatonin.
Baca Juga: Suka Jetlag Setelah Bepergian dengan Pesawat? Lakukan Ini Sebelum, Saat, dan Setelah Perjalanan
Dengan mengikuti arahan itu, tubuh bisa lebih cepat menyesuaikan diri dengan zona waktu baru. Hasilnya, jet lag berkurang dan kamu bisa tiba di tujuan dengan kondisi lebih segar.
Intinya, tidur di pesawat memang butuh trik khusus, tetapi semuanya bisa dilakukan dengan cara sederhana.
Begitu sampai tujuan, kamu pun siap melanjutkan aktivitas dengan tubuh yang lebih segar. ***