Hanya petugas yang boleh memberi cap
Kalau kamu perhatikan, di halaman kelima paspor AS (dan juga di paspor banyak negara lain), ada peringatan resmi bahwa hanya pejabat imigrasi atau konsuler yang boleh memberi cap paspor atau catatan.
Artinya, stempel suvenir dari toko oleh-oleh, festival, atau tempat wisata, termasuk pelanggaran yang bisa membuat paspor tidak sah.
Banyak kasus menunjukkan hal ini bukan teori semata. Di media sosial seperti Reddit dan Facebook, banyak cerita wisatawan yang ditolak naik pesawat hanya karena ada stempel dekoratif di paspornya.
Dampak jika paspor tidak sah
Begitu paspor tidak sah, masalah bisa datang beruntun. Maskapai diwajibkan oleh aturan internasional untuk memastikan setiap penumpang membawa dokumen perjalanan yang valid.
Kalau tidak, mereka bisa kena denda besar. Karena itu, banyak maskapai memilih bermain aman dengan menolak penumpang yang paspornya terlihat mencurigakan, walau hanya karena satu cap tidak resmi.
Selain itu, stempel suvenir tambahan bisa menutupi cap imigrasi asli atau mengganggu mesin pemindai yang membaca fitur keamanan di paspor.
Baca Juga: Enggan Terbebani Gaya Sutradara Lain, Reza Rahadian Pilih Insting saat Menggarap 'Pangku'
Kalau petugas menganggap paspormu tidak sah, jangan panik dulu. Minta penjelasan secara sopan dan, kalau perlu, mintalah penilaian dari supervisor. Kadang, keputusan bisa berubah kalau kerusakannya dianggap minor.
Namun, kalau benar-benar ditolak, hubungi kedutaan atau konsulat negaramu. Mereka bisa membantu memverifikasi status paspor dan, jika perlu, mengeluarkan paspor darurat agar kamu tetap bisa pulang atau melanjutkan perjalanan.
Setelah kembali ke negara asal, segera ganti paspor baru untuk menghindari masalah lagi di kemudian hari.