Enggan Terbebani Gaya Sutradara Lain, Reza Rahadian Pilih Insting saat Menggarap 'Pangku'

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 12:30 WIB
Para pemain film Pangku mengagumi gaya penyutradaraan Reza Rahadian yang sangat detail dan tahu sekali apa yang ia mau. (Instagram @filmpangku)
Para pemain film Pangku mengagumi gaya penyutradaraan Reza Rahadian yang sangat detail dan tahu sekali apa yang ia mau. (Instagram @filmpangku)

PejuangKantoran.com - Para pemain film Pangku, debut Reza Rahadian sebagai sutradara, mengaku cukup kaget melihat gaya penyutradaraannya yang sangat detail.

Fedi Nuril bercerita, saat dirinya sedang berakting tiba-tiba Reza menegur agar tidak menahan otot perutnya. Khan Lativan yang duduk di samping Reza untuk melihat layar monitor juga terkejut, karena Reza bisa memperhatikan perbedaan tersebut lewat layar monitor yang kecil.

“Kayak udah tahu persis dia mau ngapain. Padahal, setahuku, aku gak pernah denger dia (Reza Rahadian) kuliah perfilman atau kursus (penyutradaraan).

Baca Juga: Christine Hakim Ngaku Kewalahan Disutradarai Reza Rahadian di Film Pangku: 'Napas Aja Diatur!'

"Jadi, kayaknya selama dia syuting (bekerja sebagai aktor) memang dia diam-diam merekam, mencatat, berdiskusi. Jadi, sebagai aktor kita tenang,” ujar Fedi Nuril, saat ditemui di sebuah kafe di daerah Kemang, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Bagi Reza, ternyata koreksi mengenai hal yang sangat tersebut penting sekali karena ia tidak ingin menghadirkan gambar-gambar jujur yang bisa merepresentasi society atau kelompok masyarakat di mana tradisi kopi Pangku itu berawal.

“Pendekatan film ini tetap realis. Nuansa seperti itu yang dibangun. Jadi, hal-hal yang ketangkap sama mata saya agak pretensius (karena) biasanya saya lumayan peka.

"Saya ingin menampilkan nuansa yang tidak perlu di-push gimana-gimana. Emosinya nggak perlu di-highlight terlalu besar. Cukup pada porsi-porsi yang pas aja.

"Itu sudah cukup karena banyak scene yang nggak ada dialog. Jadi, rasa dan ekspresi menjadi sangat penting!” terang aktor keturunan Ambon dan Iran ini.

Namun, ia juga tidak mau gaya penyutradaraannya di film Pangku ditetapkan sebagai ciri khasnya. Ia butuh proses dan waktu berkembang lewat karya-karya selanjutnya.

Baca Juga: Dalam Debutnya sebagai Sutradara, Reza Rahadian Jadikan Pangku Surat Cinta buat Ibundanya

“Itu harus dilihat produk-produknya, karena menentukan karakter seorang sutradara kan tidak bisa dinilai dari hanya satu film.

"Untuk bisa melihat karakter (penyutradaraan) Reza Rahadian mungkin harus melihat film kedua, ketiga. Dari situ jadi, 'Oh, yang signifikan dari Reza nih! Atau yang begini ini nih!'” paparnya.

Bahkan, Reza juga tidak mau mengkonfirmasi bahwa pengalaman berakting diarahkan dengan banyak sutradara kini mempengaruhi gaya penyutradaraannya di film Pangku. Ia tidak mau memusingkan hal itu karena hanya akan menghambat dirinya berkarya.

“Jadi, saya tidak mau terbebani. Akhirnya saya mengambil keputusan, tentu pasti ada banyak (pengaruh) karena saya kan bekerja dengan cukup banyak sutradara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X