Salah satu bagian paling mencolok dalam All’s Fair adalah gaya hidup para tokohnya, dari pesawat pribadi, lelang perhiasan mewah, hingga penampilan yang serba elegan. Laura Wasser hanya tertawa mendengarnya.
“Saya sudah jadi pengacara lebih dari 30 tahun, dan saya akan dengan tegas mengatakan: saya tidak punya pesawat pribadi,” ungkapnya.
Baca Juga: Kerja Remote Ternyata Nggak Selalu Menarik, Pekerja Muda Justru Lebih Pilih Sistem Hybrid!
“Saya tidak pernah terbang ke New York untuk ikut lelang perhiasan di Sotheby’s atau Christie’s. Saya hanya punya satu mobil bagus, yang biasanya dibayar oleh firma saya karena dipakai ke pengadilan.”
Ia menambahkan dengan nada bercanda, “Saya nggak tahu dari mana semua kekayaan itu, tapi saya sih senang-senang saja mendengarnya."
Begitu pula dengan busana para tokohnya. Julia Rodgers menegaskan bahwa pakaian mereka memang bukan representasi nyata kehidupan kantor hukum.
"Saya bisa bilang, busananya itu mungkin bukan pakaian yang biasa dipakai keluarga pengacara-pengacara hukum saat di kantor atau oengadilan," tukasnya. "Tapi keren, sih!"
Antara drama dan realitas di dunia hukum
Meski begitu, bukan berarti All’s Fair sepenuhnya fiktif. Beberapa taktik negosiasi yang muncul di serial tersebut ternyata cukup realistis. Misalnya, adegan ketika tim pengacara menemukan foto-foto eksplisit untuk menekan pihak lawan dalam proses perceraian.
Menurut Laura, hal seperti itu memang bisa terjadi di dunia nyata, terutama di kalangan klien terkenal.
Baca Juga: Masih Dibanding-bandingkan dengan Suzzanna, Luna Maya Tegaskan: Ini Bukan Lomba Mirip-Miripan!
"Itu salah satu hal yang paling membuat frustrasi saat bekerja dengan orang-orang yang sangat kaya atau terkenal,” jelasnya.
“Kalau mau dibilang secara sederhana, kadang-kadang ada unsur pemerasan di situ.”
Ia menambahkan bahwa di California, di mana seluruh dokumen perceraian bersifat publik, kebocoran informasi sensitif sangat mungkin terjadi.
“Apa pun yang kamu sampaikan, dokumen apa pun yang kamu lampirkan, begitu masuk ke portal hukum keluarga, semuanya bisa diakses publik,” kata Laura.