Tak seperti Arabica, rasa dari biji kopi Robusta cenderung lebih earthy, nutty, woody, lebih pahit, dan terasa lebih pekat.
Robusta Indonesia terkenal berasal dari Lampung, Temanggung, dan Bengkulu
- Coffea liberica (Liberica)
Ini kopi yang menjadi primadona di World Brewers Cup (WBC) 2026. Produksinya relatif sedikit tetapi memiliki penggemar tersendiri.
Tak seperti Arabica dan Robusta, pohon kopi Libercia dapat tumbuh sangat tinggi dengan buah dan bijinya lebih besar.
Profil rasa dari Liberica yag paling menonjol adalah rasa jackfruit (nangka), woody, smoky, dan rempah-rempah.
Kabar bagusnya, pohon kopi Liberica tahan terhadap lahan gambut. Lahan gambut itu keasamannya tinggi miskin, unsur hara (zat yang dibutuhkan tanaman) rendah, terlalu basah, dan kurang kokoh, tanaman sulit tumbuh.
Di Indonesia, Liberica banyak ditemukan di Tanjung Jabung Barat dan Kepulauan Meranti.
Baca Juga: 10 Perbedaan Biji Kopi Arabica dan Robusta Yang Perlu Kamu Tahu
- Excelsa
Secara botani kini dianggap sebagai varietas dalam kelompok Liberica, tetapi di perdagangan masih sering disebut sebagai jenis tersendiri. Kopi Excelsa sering dipakai untuk menambah kompleksitas pada blend.
Profil rasanya sangat fruity, tart (asam yang segar dan tajam), kompleks, serta aftertaste panjang. Asftertaste adalah rasa dan sensasi yang masih tertinggal di mulut setelah kopi ditelan atau dimuntahkan (saat cupping).
Nah, kamu sudah “nyobain” yang mana saja? ***