PejuangKantoran.com - Sepanjang sejarah perfilman Indonesia, tak banyak film yang mengambil tema konflik bernuansa agama yang diinspirasi dari kisah nyata. Sejauh ini mungkin baru tiga: ? (Tanda Tanya), Cahaya dari Timur: Beta Maluku, dan yang terbaru, Tanah Runtuh.
Film Tanah Runtuh ini mengambil latar belakang Kerusuhan Poso, tepatnya di Tanah Runtuh, Poso, Sulawesi Tengah. Film ini menceritakan kakak beradik Kai (Yoan Cocohamida) dan Ringgo (Ridho Khaliq), anak penyandang down syndrome. Keduanya berjuang mencari ibu mereka setelah terpisah di tengah konflik.
Dalam pencarian tersebut, Kai dan Ringgo bertemu Idham (Vino G. Bastian), seorang polisi yang mau membantu mencarikan ibunda mereka, Emmy (Sigi Wimala).
Baca Juga: Tersentuh dengan Filmnya, Rizky Febian Gubah Ulang Lagu Ciptaannya untuk OST 'Jangan Buang Ibu'
Vino G. Bastian mengaku bersedia terlibat dalam Tanah Runtuh, karena film garapan sutradara Rudi Soedjarwo itu mengangkat cerita di daerah konflik dari sudut pandang anak-anak.
“Saya setuju sekali dengan narasi awal film ini, ketika Kai bilang ini sebuah cerita kecil yang jarang diceritakan orang lain. Terlalu banyak orang meng-capture peristiwa (konflik) secara besar, tapi hal-hal kecil justru dilupakan,” ujar Vino, saat pemutaran perdana di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, dalam sebuah peristiwa kerusuhan, chaos, yang paling banyak jadi korban adalah anak-anak. Sayangnya, mereka tidak bisa berbicara dan juga tidak pernah ditanya.
Anak-anak yang berada di tanah konflik sering luput dari pemberitaan. Sebagai korban, mereka hanya ditampilkan dalam angka tetapi detailnya tidak pernah terekspos.
“Saya beruntung sekali bisa bergabung di film ini karena sebetulnya sosok peran utamanya adalah dua anak ini yang ingin menceritakan kisahnya.
"Kisah yang inspired by true story atau true event, yang sebenarnya bukan hanya terjadi di Indonesia tapi di belahan dunia mana pun. Yang paling menjadi korban ya mereka anak-anak itu!” tambahnya.
Baca Juga: Jangan Ngarepin Jumpscare! 'Cerita Lila' bakal Lebih Fokus pada Unsur Drama yang Intens
Film ini juga terasa spesial karena ia berkesempatan bekerja sama dengan Ridho Khaliq, aktor dengan down syndrome, yang berperan sebagai Ringgo. Vino mengaku makin bersemangat ketika mengetahui akan bekerja sama dengan Ridho.
“Sebelumnya saya punya pengalaman pernah melakukan riset di sebuah yayasan yang ada teman, saudara kita yang berkebutuhan khusus dengan down syndrome, autisme dan lainnya.
"Satu hal yang saya tangkap, mereka tidak ingin dibedakan. Mereka ingin diberdayakan dan keberadaan Ringgo di sini sama sekali bukan beban bagi kita semua di film,” ucap aktor peraih dua Piala Citra ini.
Itu sebabnya ia agak terganggu ketika sempat beredar pemberitaan bahwa keterlibatan aktor dengan down syndrome hanya untuk kebutuhan promosi dan pemasaran film ini.
Artikel Terkait
Qatar Kena Batunya, Drama Guling-Guling yang Sirna! Qatar Dihancurkan Fisik Kanada
Nggak Ada Waktu Jangan Halangi Niat Olahraga Jangan Malas Berolahraga, Kenalan sama Micro-Workouts, Tren Olahraga Kilat 5 Menit
1 dari 5 Lulusan Baru Melamar Lebih dari 100 Lowongan Kerja, Bukti Kecemasan yang Meningkat!
Euforia Piala Dunia 2026 Bikin Masalah ketika Karyawan Ngaku Sakit padahal Habis Begadang
Lowongan Kerja International Paid KOL Specialist di Brand Personal Care Sant Group Indonesia
Jarang Duduk Sama Berisikonya dengan Terlalu Banyak Duduk, Risiko Serangan Jantung Menanti?
Gaji Pokok Seskab Teddy Cuma Rp5 Juta, tapi Masih Ada Tunjangan Kinerja dan Dana Operasional