PejuangKantoran.com - Hari ini, Kamis, 30 Maret 2023, menjadi hari yang istimewa bagi para sineas Indonesia. Karena hari ini segala jerih payah dan kreativitas mereka dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai Hari Film Nasional.
Sejarah Hari Film Nasional bermula dari pembuatan film Darah dan Doa, yang merupakan produksi pertama Pusat Film Nasional Indonesia.
Sutradara Usmar Ismail menggarap film yang seluruhnya didukung pembuat film dan pemain film Indonesia itu pada tanggal 30 Maret 1950.
Baca Juga: Rezky Adhitya Belajar Menjadi Produser Film dari Produser Manoj Punjabi
Namun jika dilihat dari tahun pembuatannya, film Indonesia pertama adalah Loetoeng Kasaroeng (1926). Walaupun diangkat dari cerita rakyat Sunda dan dibuat di Bandung, film ini disutradarai dan diproduseri oleh sineas Belanda, L. Heuveldorp.
Masa kejayaan film Indonesia berlangsung sepanjang tahun ’70-an hingga ’80-an. Bahkan pada tahun ’80-an banyak bermunculan film-film ber-genre horror, laga, maupun esek-esek, yang dianggap sebagai produksi film kelas menengah ke bawah.
Sejarah Hari Film Nasional juga bisa kita kaitkan dengan pasang surutnya dunia film, bahkan mati suri pada tahun ’90-an. Saat itu tidak ada produksi film sama sekali, sampai film Kuldesak garapan empat sutradara Indonesia beredar pada 1998.
Semenjak itu, industri perfilman Indonesia kembali bangkit. Muncul banyak genre yang kemudian punya kekuatannya masing-masing, dari film komedi, drama, laga, dan tentunya horror.
Sekarang, banyak film Indonesia yang berhasil masuk pasar internasional. Bahkan beberapa aktor-aktris Indonesia terlibat dalam produksi film Hollywood, dan sebagian yang lain memenangi penghargaan festival film internasional.
Baca Juga: Ryaas Randa Lolos Tes Iblis dalam Darah Berkat Membaca Ayat Al-Qur’an, Kini Ketagihan Main Film
Film Indonesia terlaris
Walaupun jenis film Indonesia sekarang ini sudah sangat bervariasi, dari sisi komersil film ber-genre horror tetap merajai.
Bahkan dari catatan FilmIndonesia.or.id, dari catatan perolehan jumlah penonton dari 15 film Indonesia pada tahun 2023, 12 di antaranya merupakan film horror.
Bersamaan dengan Hari Film Nasional ke-73 hari ini, dua dari tiga film Indonesia diluncurkan ke pasaran juga merupakan film horor, yaitu Tulah 6/13 dan Teman Tidur. Sedangkan film terakhir, Surga Di Bawah Langit, merupakan film drama musikal.
Hal ini menunjukkan, walaupun film horror jadi jaminan sukses, tetapi tetap ada pembuat film yang peduli dengan selera penonton yang sangat beragam.