PejuangKantoran.com - Ketika ditanya bagaimana perasaannya berperan sebagai Ratih, tokoh antagonis di film Petualangan Sherina 2, Isyana Sarasvati pun langsung melontarkan kekuatirannya kepada sutradara Riri Riza.
Tokoh Ratih ini memang cukup menarik perhatian karena tingkah laku dan suaranya yang terkesan manja dan menggoda, tetapi di sisi lain kerap mengundang gelak tawa.
Ratih inilah yang menjadi pemicu pencurian anak orang utan di Kalimantan dalam kisah Petualangan Sherina 2, karena kesukaannya memamerkan binatang peliharaan kepada teman-temannya.
Baca Juga: Mira Lesmana: Background Cerita Petualangan Sherina 2 Terinspirasi dari Pengalaman Sherina Munaf
Penampilannya yang selalu menggunakan wig warna mencolok dan busana berwarna merah semakin mencuri perhatian penonton. Namun, sekaligus juga agak “mengacaukan” image Isyana Sarasvati.
“Mas Riri, kau apakan reputasi aku ini? Lagu-lagu metal aku bagaimana kabarnya ini? Tapi, ya nggak apa-apalah! Namanya hidup, harus berwarna-warni kan?
“Di musik: metal, tapi di film: ‘Atih! (dengan suara manja)’ Ya, semoga bisa menghibur!” seloroh Isyana Sarasvati, saat konferensi pers Petualangan Sherina 2 di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin (25/9/2023) lalu.
Sebagai pemeran antagonis, pendalaman karakter yang dijalankan Isyana memakan proses yang cukup panjang.
Di salah satu adegan, ia dituntut untuk menari tango sekaligus berduet dengan lagu bergaya seriosa opera bersama Chandra Satria yang berperan sebagai suaminya, Syailendra.
“Kita latihan selama tiga bulan, workshop untuk koreografi, musik dan reading. Dibilang sulit sih, nggak. Aku bisa dibilang beruntung mendapatkan mas Chandra sebagai partner.
“Kerja sama bebeb aku, baru pertama kali. Tapi nggak tahu ya, chemistry-nya langsung ‘iyaaah’ gitu. Kayak nagih kerja lagi dengan mas Chandra!” tukas penyanyi kelahiran Bandung, 2 Mei 1993 ini.
Baca Juga: Alasan Sherina Munaf Senang Bekerja Sama dengan Sang Kakak di Petualangan Sherina 2
Dalam mendalami karakter ia juga tidak mau sekadar menghafal gerak tari, lirik, ataupun dialog. Isyana punya trik agar bisa berakting meyakinkan sebagai Ratih yang karakternya sangat unik.
“Proses pembentukan karakternya sangat detail, tapi pada akhirnya yang selalu aku tanamkan dalam diri adalah bukan hanya menghafal skrip, tetapi kita harus merasakan.
“Harus ada rasa saat memerankan karakter orang lain. Dan, akhirnya harus enjoy selama menjalani prosesnya!” seru Isyana.
Artikel Terkait
Ada Alasan Kenapa Cuti Melahirkan Disarankan Selama 6 Bulan
Gen Z Emoh Pakai Batik karena Terlihat Tua dan Aneh, Apa yang Akan Dilakukan Yayasan Batik Indonesia?
Ketahui Waktu Paling Tepat untuk Operasi Katarak
Sleep Tourism, Ketika Orang-orang Berani Bayar Mahal untuk Tidur Nyenyak
Mira Lesmana: Background Cerita Petualangan Sherina 2 Terinspirasi dari Pengalaman Sherina Munaf
Mau Lancar Menjawab Wawancara untuk Seleksi Beasiswa LPDP? Pelajari Visi dan Misinya!