Membanggakan, Pemuda Indonesia Terpilih Jadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 16 Januari 2024 | 10:00 WIB
imam di masjid Arab  (Dok. Unair)
imam di masjid Arab (Dok. Unair)

 

PejuangKantoran.com - Seorang pemuda Indonesia terpilih jadi imam masjid di Uni Emirat Arab (UAE). Anak muda bernama Ahmad Musyaddad ini berhasil lolos seleksi untuk menjadi imam di Masjid Emirate Ras Al-Khaimah, UAE.

Ahmad Musyaddad akan mulai berangkat bertugas di Masjid Emirate Ras Al-Khaimah, pada Jum’at (26/01/2024) mendatang.

Munculnya Ahmad Musyaddad sebagai pemuda Indonesia terpilih jadi imam masjid ini merupakan hasil seleksi yang diselenggarakan secara resmi oleh Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) pada Mei 2023 silam.

Baca Juga: Tas Branded Bisa Jadi Investasi, tapi Dua Merek Desainer Ini Harga Tasnya Turun hingga 50%

Program ini merupakan bentuk kerja sama antara Indonesia dengan UEA untuk mencari pemuda Indonesia yang memiliki kemampuan untuk menjadi imam sholat rawatib di salah satu masjid di UAE.

Dikutip dari wawancara UNAIR News, Musyaddad berhasil mengalahkan 518 peserta dan menjadi salah satu dari 44 pemuda terpilih yang akan diberangkatkan ke UAE bulan ini.

“Sebenarnya saya pun tidak menyangka, karena ini pengalaman pertama saya mengikuti seleksi tersebut dengan rata-rata pesertanya sudah berumur 25 tahun keatas dan sudah pernah mengikuti event serupa di tahun sebelumnya."

Baca Juga: Orang Kantoran Mau Sukses Jualan Online, Gunakan Cara Ini

"Jadi niatnya hanya menambah pengalaman saja, tapi Alhamdulillah Allah menakdirkan untuk lolos,” tuturnya.

Tentu bukan hal yang mudah bagi Musyaddad untuk sampai ke tahap ini, pasalnya ia harus melewati beberapa tahapan seleksi seperti hafalan Al-Qur’an 30 Juz, dan diberikan dua butir soal sambung ayat.

Kemudian para peserta juga akan diuji kemampuan bahasa arabnya disertai dengan tes pengetahuan fiqh dan khutbah dalam bahasa Arab.

Baca Juga: Untuk Jadi Juara Catur, Coaching Clinic Saja Tidak Cukup 

“Di kampus juga saya besar dan tumbuh bersama teman dan lingkungan yang mendukung di UKM Tahfidzul Quran Unair (UKM-TQ) sejak maba.

"Kemudian menjadi ketua di UKM-TQ tahun 2022, dan tuntas disana. Disamping itu, saya sesekali belajar menjadi imam di masjid Ulul Azmi kampus C UNAIR atas perintah ustadz di sana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Unair

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X