Jadi, orangtuanya tahu sekali apa yang dia sukai dan tidak sukai, apa yang dia butuhkan dan tidak butuhkan.
“Kadang-kadang kalau surrounding kita terlalu chaos, orangtua aku yang menyadarkan. ‘Kamu tuh sebenarnya butuh ini dan ini’,” terang Naura, menirukan percakapan dengan orangtuanya.
Ia juga merasa, di-ta’aruf bukan berarti dirinya harus langsung menikah. Baginya, ta’aruf sebagai tahap awal perkenalan seseorang yang merupakan rekomendasi orang tua.
Baca Juga: PwC Indonesia Beri Kesempatan Lulusan Akuntasi Mengisi Lowongan Kerja Associate - Assurance
“Aku sih mau, nggak apa-apa. Ta’aruf itu kan kalau belum kenal sama orangnya. Diperkenalkan sama orangtua, ya, tidak apa-apa. Restu orangtua itu kan penting.
“Kalau mama papa sudah bisa mengajak ta’aruf sama orang pilihan mereka, aku pasti mau! Walau sudah punya pacar pun, aku mau. Sekali lagi, itu kan restu dari orangtua, orangtua tahu yang terbaik!” pungkasnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Usai Saling Sindir dengan Hyeri di IG Story, Han So Hee Konfirmasi Hubungannya dengan Ryu Jun Yeol
Puisi-puisi Penyair Terkenal dalam 13 Bahasa, Termasuk Indonesia, Terpampang di Peron Kereta Bawah Tanah di Seoul
5 Keahlian Freelancer Paling Banyak Dicari Perusahaan pada Tahun 2024, Menurut Fiverr
HSBC Bujuk Nasabah Ultrakaya Asia, Termasuk Indonesia, Mendirikan Kantor Keluarga Di Hong Kong
THR Pertama Generasi Z atau Gen Z, Hati-hati Jangan Jor-joran Belanja
Do and Dont's Pilih Busana untuk Interview, Wajib Perhatikan Tips-nya Biar Sukses Diterima Kerja
Ke Mana Larinya Separuh Uang THR Pertama Generasi Z?