7 Atlet Olimpiade yang Ternyata Juga Pekerja Kantoran, bahkan Punya Gelar Master!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 22:25 WIB
Kat Holmes, atlet anggar AS yang juga mahasiswa kedokteran di Icahn School of Medicine di Mount Sinai. (Facebook/Kat Holmes)
Kat Holmes, atlet anggar AS yang juga mahasiswa kedokteran di Icahn School of Medicine di Mount Sinai. (Facebook/Kat Holmes)

PejuangKantoran.com - Sebagian besar atlet yang berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 ternyata punya pekerjaan rutin yang jauh dari dunia renang, dayung, atletik, panjat tebing, atau cabang olahraga apapun yang mereka tekuni.

Bagaimana pun, butuh biaya untuk berlatih, bepergian, dan siap berkompetisi di panggung mana pun, apalagi yang terbesar di dunia.

Beberapa atlet yang sudah bertanding dan naik podium di Paris, akan kembali ke pekerjaan tetap mereka sekembali dari Olimpiade. Namun mereka memang mendapat semacam dispensasi.

Baca Juga: Ratu Zakiyah: “Butuh Kejujuran untuk Memimpin Suatu Wilayah”

"Di tempat kerja, mereka tahu bahwa saya akan menyelesaikan pekerjaan saya, dan jam kerja saya mungkin sedikit berbeda dari orang lain,” ujar atlet renang AS Nicolas Fink.

Menurutnya, punya kehidupan yang sama sekali berbeda di luar renang bahkan merupakan penyebab kesuksesannya yang berkelanjutan.

Berikut beberapa atlet Olimpiade yang juga pekerja kantoran:

Nic Fink

Peraih medali perak 100 meter gaya dada di Olimpiade Paris 2024 ini meraih gelar master di bidang teknik komputer dan elektro dari Georgia Tech, dan sehari-hari bekerja di Quanta Utility Engineering Services, Dallas, AS.

Dia bersyukur memiliki jadwal kerja jarak jauh yang fleksibel di rumahnya, sehingga bisa tetap berlatih berhasil naik podium pertamanya di Paris.

Baca Juga: Saham Airbnb yang Dulu Populer Kini Anjlok 14% Gara-gara Masalah Mendasar Ini

"Saya pikir memiliki pekerjaan ini benar-benar membantu saya membagi waktu,” ujar Nic, yang sedang menantikan kehadiran buah hatinya bersama perenang Olimpiade Melanie Margalis Fink.

Gabby Thomas

Lulusan Harvard, yang juga memiliki gelar master dalam kesehatan masyarakat dan epidemiologi dari University of Texas, ini menjadi andalan peraih medali emas di nomor lari 200 meter putri di Olimpiade Paris 2024.

Meskipun begitu, Gabby berasumsi bahwa masa depannya ada di bidang perawatan kesehatan. Makanya ia rela menjadi relawan di sebuah klinik untuk pasien yang tidak memiliki asuransi di Austin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X