Darah seni memang mengalir kuar di keluarga Bruno Mars. Ayahnya adalah seorang leader sebuah band. Ibunya seorang penari.
Adiknya, Eric, adalah drummer band Hooligan, band pengiring Bruno Mars. Sementara tiga adik perempuannya, Tiara, Tahiti, and Presley, bersama sepupu mereka Jamie, membentuk girl band, The Lylas.
‘Nggak Nyusahin’
Bruno Mars dikenal sebagai artis yang ‘nggak nyusahin’. Biasanya artis besar punya permintaan yang aneh-aneh di saat konser yang harus dipenuhi.
Namun, Bruno merasa cukup jika disediakan tisu basah dan sebotol anggur di backstage.
Masakan Rumahan
Terlahir dari orang tua berdarah Puerto Rico dan Filipina, lidah Bruno Mars sangat akrab dengan masakan-masakah yang berbau dua wilayah tersebut.
Bruno suka dengan masakan Filipina Bernama Chicken Adobo yang bumbunya sederhana dan mudah. Selain itu, Bruno selalu terkenang dengan masakan rumahan bikinan neneknya, Spanish Rice.
Cerita Kelam Fedora Abu-abu
Penampilan Bruno Mars lekat dengan topi fedora warna abu-abu. Ternyata topi ini punya kisah ‘kelam’.
Ceritanya, sekitar 6 bulan sebelum karirnya meroket, Bruno baru saja potong rambut. Merasa ada yang kurang dengan kepalanya karena potong rambut, Bruno lalu memakai topi.
Pilihannya adalah fedora abu-abu. Topi ini dibelinya di sebuah toko yang menyediakan outfit germo. Itu pun ia beli dengan uang menang judi sebesar 600 USD.
Artikel Terkait
Bak Acara Penghargaan, Ini Puluhan Idol yang Nonton Konser Bruno Mars di Korea Selatan