Bukan Berarti Keterampilan Teknis Jadi yang Paling Penting
Meski menyebut perusahaan teknologi harus dipimpin atau diisi oleh orang-orang dengan kemampuan teknis, Mark mengklarifikasi bahwa bukan berarti keterampilan tersebut menjadi satu-satunya yang penting dalam kepemimpinan.
“Kamu tidak ingin semua orang menjadi insinyur karena ada hal-hal lain yang juga penting. Namun, jika kamu tidak memiliki cukup banyak insinyur dalam perusahaan, maka itu bukanlah perusahaan teknologi,” ujarnya.
Baca Juga: Tiket Konser Maroon 5 Sudah Mulai Dijual, Ini Daftar Harga Lengkapnya!
Ia menambahkan, orang dengan kemampuan teknis juga harus ada dalam dewan direksi sehingga bisa menimbang keputusan yang berkaitan dengan teknologi. Ini hal yang sangat penting yang sering terlupakan.
Berbicara mengenai perusahaan teknologi, Mark juga sempat menyinggung tentang persaingan antara Meta dan Apple yang telah berlangsung lama.
Karena hal itulah, ayah tiga anak ini memperkirakan perusahaan pembuat iPhone tersebut akan menjadi pesaing terbesar Meta dalam dekade berikutnya. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
8 Artis Ikut Pilkada 2024: Dari Calon Gubernur hingga Wakil Bupati
Paus Fransiskus : Pemimpin Katolik Sedunia dan Punya Gelar Master Bidang Kimia
Emily Armstrong Vokalis Baru Linkin Park Tak Mungkin Gantikan Chester Bennington
Berkat Rare Beauty, Selena Gomez Resmi Jadi Miliarder dengan Kekayaan Rp15 Triliun
Cak Lontong, Nama Asli dan Asal-Usul Nama Selebritasnya
Siapa Loïc Marc Rossier, Wakil Komandan Garda Swiss yang Jadi Pengawal Pribadi Paus Fransiskus?
Fakta Bruno Mars, Pernah Berbohong Apa Sehingga Dipecat Dari Profesi Ini?
Profil Heri Hermansyah, Rektor Baru UI yang Pernah Jadi Guru Besar Termuda di Fakultas Teknik
Tak Tergiur Gaji Besar di Amerika, Anggota DPR RI Firnando Ganinduto Pilih Balik ke Indonesia
Emmanuelle Elizabeth, Ilustrator Muda Indonesia yang di-Hire Disney dan L'Oréal