Lalu, mengapa maskapai yang membawa nama Indonesia tersebut justru diluncurkan oleh perusahaan Singapura?
Rupanya, Iskandar ingin Indonesia Airlines lebih mudah mengakses pasar global, memiliki jaringan penerbangan internasional, dan mendapatkan investasi asing. Jika dilakukan di Indonesia, ketiganya mungkin akan sulit diwujudkan.
Baca Juga: Mira Lesmana Ajak Nicholas Saputra Produseri Rangga & Cinta: 'I Really Need You Here'
Meski demikian, Iskandar Ismail tetap meyakinkan bahwa maskapai ini dimiliki oleh seorang pengusaha Indonesia dan memiliki basis operasional di Tanah Air.
Armada Indonesia Airlines
Untuk tahap awal, Indonesia Airlines akan mengoperasikan 20 armada pesawat, yang terdiri atas:
• 10 unit pesawat narrow-body, seperti Airbus A321neo atau A321LR
• 10 unit pesawat wide-body, seperti Airbus A350-900 dan Boeing 787-9
Baca Juga: BRI Group Bagikan 100.000 Paket Sembako sebagai Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan
Meski berbasis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, tetapi fokus utama layanan maskapai penerbangan ini adalah penerbangan internasional dengan menawarkan kemewahan jet pribadi dalam layanan komersial.
Indonesia Airlines menjadi maskapai penerbangan komersial berjadwal dengan layanan premium pertama di Indonesia. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Ngabuburit sambil Nonton Saudade, Kisah Gemes tentang Hubungan dari Benci Jadi Cinta
Perubahan Jadwal Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024: Kok Bisa?
Apa yang Harus Anda Bawa untuk Keamanan untuk Perjalanan Mobil Internasional?
Rp32,8T Disiapkan BRI untuk Pastikan Kebutuhan Uang Tunai di Masyarakat pada Lebaran 2025 Terpenuhi
Ibarat Orang Bepergian dengan Google Map, 7 Hal Ini Menjadi Alasan Kenapa Kamu Perlu Membuat Roadmap Karir
Mengingat Begitu Pentnignya Roadmap Karir, Berikut Ini Langkah-Langkah Efektif Dalam Membuatnya
BRI Group Bagikan 100.000 Paket Sembako sebagai Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan