PejuangKantoran.com - Kita sering disebut sebagai generasi yang paling sadar akan work-life balance. Konsep ini memang terkesan ideal, karena kita selalu bekerja dengan total namun tanpa mengorbankan kehidupan pribadi.
Namun, pandangan ini tidak sepenuhnya disepakati oleh Will.i.am, rapper, penulis lagu, sekaligus pendiri kelompok Black Eyed Peas. Menurutnya, konsep work-life balance lebih relevan bagi mereka yang “bekerja untuk mimpi orang lain,” bukan untuk orang yang sedang membangun mimpinya sendiri.
Will.i.am, yang kini mengelola perusahaan AI miliknya, FYI.AI, menjelaskan bahwa dia justru menjalani pola kerja “5-to-9 setelah 9-to-5”. Artinya, setelah jam kerja formal selesai, ia kembali bekerja untuk mengejar proyek-proyek kreatif dan bisnis pribadinya.
Baca Juga: Belum Banyak Influencer yang Memaparkan Risiko dan Tantangan Bekerja di Australia, Bisa Menyesatkan!
Bagi pria bernama asli William Adams ini, itulah kunci produktivitas dan konsistensi dalam membangun sesuatu yang benar-benar ia yakini.
“Work-life balance berarti kamu bekerja untuk mimpi orang lain,” ujarnya. “Kalau kamu hanya punya pekerjaan untuk mendukung mimpi seseorang, wajar kalau kamu ingin menyeimbangkan antara kerja dan hidup. Tapi kalau yang kamu kejar adalah mimpi sendiri, itu bukan kerja, melainkan proses mewujudkan mimpi.”
Dream-reality balance
Mengapa Will.i.am tampak mengutamakan perusahaannya saat ini, tak lain karena ia melihat potensi besar AI untuk mengubah segalanya: dari cara kita menciptakan musik hingga cara kita bekerja.
Ia mendirikan FYI.AI sebagai aplikasi produktivitas bertenaga AI untuk para kreatif yang memungkinkan mereka untuk saling mengirim pesan, melakukan video call, dan mengobrol dengan AI untuk menghasilkan ide.
Will mengatakan ia mendukung ethical AI, di mana regulasi AI bukan untuk menghambat inovasi, melainkan untuk melindungi para pengguna.
Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Will lebih memilih menjalani dream-reality balance. Dalam konsep ini, waktu dan energi difokuskan untuk menjembatani mimpi dengan realitas, meski harus mengorbankan kenyamanan hidup saat ini.
“Saya fokus bagaimana caranya membawa mimpi yang belum ada ini menjadi nyata, dan bagaimana mengajak orang lain yang percaya pada mimpi itu untuk membantu mewujudkannya,” serunya.
Baca Juga: Betulkah Sering Ngopi Bisa Memicu Gundulnya Hutan? Simak Fakta-faktanya!
Sebagai contoh, saat ini Will.i.am menjalankan perusahaannya dari pukul 09.00-17.00. Setelah itu, ia melanjutkan pekerjaan kreatif di dunia musik hingga pukul 21.00.
Artikel Terkait
Jadwal Misa Natal 2025 di Gereja-gereja Keuskupan Agung Jakarta (KAJ)
Ingin Jadi Volunteer di Java Jazz Festival? Ini Kesempatanmu Bergabung di Balik Layar Event Jazz Terbesar Asia
Ini Alasan Kenapa Film Garuda Di Dadaku Dihadirkan dalam Format Animasi untuk Layar Lebar
Betulkah Sering Ngopi Bisa Memicu Gundulnya Hutan? Simak Fakta-faktanya!
Panduan Pilihan Menginap di Homestay, Villa, atau Hotel untuk Liburan Natal dan Akhir Tahun Ini
Sejarah Pohon Natal, Mulai dari Simbol Pohon Abadi Hingga Budaya Global
7 Cara Merawat Sepatu Lari yang Basah Karena Hujan Agar Sepatumu Awet