Janice Chen Jadi Petenis Putri Indonesia Pertama yang Menembus Top 50 Dunia Abad Ini!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 9 Februari 2026 | 21:48 WIB
Australian Open mengantar Janice Tjen ke peringkat 47 dunia. (BBC)
Australian Open mengantar Janice Tjen ke peringkat 47 dunia. (BBC)

PejuangKantoran.com - Pada tahun 1997, Indonesia pernah punya petenis putri yang berhasil menempati peringkat ke-19 dunia. Saat itu, Yayuk Basuki menjadi satu-satunya petenis putri Indonesia yang mampu menembus Top 50. Yayuk pun menjadi ikon tenis Indonesia pada era 1990-an.

Sekarang, ada nama baru yang tampaknya bakal menyejajari langkah Yayuk. Janice Tjen resmi menjadi perempuan Indonesia pertama pada abad ini yang berhasil menembus peringkat 50 besar dunia versi WTA.

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi dan perkembangan kariernya yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Kapan Harus 'Move On' setelah Tidak Ada Kabar dari Wawancara Kerja yang Kamu Jalani?

Langkah Janice tidak lepas dari penampilannya di Australian Open, Melbourne, 12 Januari - 1 Februari lalu. Pada babak pertama, Janice meraih kemenangan atas Leylah Fernandez yang saat itu menempati peringkat 23 dunia.

Kemenangan tersebut menjadi yang terbesar dalam kariernya jika dilihat dari peringkat lawan. Selain itu, hasil tersebut juga mengakhiri penantian panjang tenis Indonesia.

Pemain berusia 23 tahun itu menjadi petenis putri Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan undian utama di Melbourne sejak Yayuk Basuki pada tahun 1998.

Perjalanan Janice di Australian Open terhenti di babak kedua setelah kalah dari Karolina Pliskova, mantan petenis nomor satu dunia dan finalis Grand Slam dua kali.

Meski begitu, hasil tersebut tetap membawa dampak besar pada posisinya di peringkat dunia. Janice naik 12 peringkat, dari posisi 59 ke peringkat 47 dunia.

Selain itu, ia menjadi petenis putri Indonesia kedua dalam sejarah yang mampu menembus Top 50 WTA sejak sistem peringkat ini diberlakukan pada tahun 1975.

Baca Juga: 8 Series Baru Vidio untuk 2026: Unggulkan Arya Saloka, Angga Yunanda, hingga Baskara Mahendra

Yayuk sendiri terakhir berada di Top 50 pada November 1998. Setelah itu, belum ada lagi wakil Indonesia yang mampu menyamai pencapaian tersebut hingga kini.

Gelar WTA pertama

Masuknya Janice Tjen ke jajaran Top 50 bukan hanya jadi kejutan, tetapi juga bagian dari rangkaian terobosan yang ia buat secara bertahap.

Pada US Open tahun lalu, Tjen berhasil melaju ke babak kedua dan menjadi petenis putri Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan undian utama di turnamen Grand Slam sejak Angelique Widjaja di Roland Garros 2003.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: CNN, tennis.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X