Ditambahkannya pula, healing dengan berlibur ke luar negeri bukan cara yang tepat untuk dapat menuntaskan gangguan kesehatan mental. Ia melihat itu hanya sebagai alasan saja.
“Tidak akan ada bedanya. Mau pindah ke tempat mana pun, kalau dalam diri belum selesai, problemnya tetap sama. Kalau problemnya dalam diri, mau ditaruh di mana pun tetap bermasalah,” serunya.
Jadi, kita tahu apa yang mendasari problem tersebut, lebih baik selesaikan dulu akar masalahnya. Kalau tidak, menurut Giulio dampaknya akan berlipat ganda. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Mengenal Applicant Tracking System dan Gunanya bagi Tim Perekrut untuk Menyeleksi Lamaran Kerja
Mengenal SID atau Single Investor Identification, Syarat Membeli Sukuk Ritel SBN SR018
Munggahan, Tradisi Kumpul Keluarga Menjelang Ramadan bagi Masyarakat Sunda
7 Perempuan Hebat yang Membuktikan Wanita Itu Hebat dan Pantas Jadi Bos di Kantor
Cara Cepat Mendapat Pekerjaan: Lamar Pekerjaan untuk Berbagai Posisi Sebanyak-banyaknya!
Ogah Dibilang Ikut-Ikutan TikTok, Spotify Luncurkan Feed Video Vertikal