Profil tahun 2005 dalam sebuah publikasi industri menggambarkannya sebagai ibu dua anak yang sibuk dan menikah, saat itu berusia 13 dan 9 tahun.
"Saya sama sekali tidak punya hobi," katanya saat itu.
Claire Atkinson dari Business Insider telah mengikuti karir Yaccarino selama dua dekade dan mengatakan latar belakangnya dalam periklanan dapat membantu Twitter, yang telah melihat penjualan iklannya turun tajam sejak pengambilalihan Mr Musk.
"Jika Twitter ingin menghasilkan uang lebih baik dari sebelumnya, maka itu akan menjadi tempat untuk memulai dan Linda akan menjadi orang yang ideal untuk mewujudkannya," kata kepala koresponden media.
"Dia adalah tipe orang yang saya bayangkan dibutuhkan oleh Elon Musk," tambah Atkinson. "Dia tidak akan terguling."
Memang, gaya negosiasinya dalam industri membuatnya mendapat julukan"palu beludru", menurut Wall Street Journal pada tahun 2012.
Yaccarino akan menghadapi tantangan menjalankan bisnis yang telah berjuang untuk mendapatkan keuntungan, sambil menghadapi pengawasan ketat atas bagaimana Twitter menangani penyebaran informasi yang salah dan mengelola ujaran kebencian.
Ketika Mr Musk pertama kali mulai mendiskusikan rencananya untuk Twitter tahun lalu, dia mengatakan ingin mengurangi ketergantungan platform pada iklan dan membuat perubahan pada cara memoderasi konten.
Baca Juga: Bank Terkecil di Dunia, Cuma Punya Dua Karyawan
Dia juga mengatakan ingin memperluas fungsi situs untuk memasukkan pembayaran, pesan terenkripsi, dan panggilan telepon, mengubahnya menjadi sesuatu yang disebutnya X.
Tetapi Musk menimbulkan kontroversi ketika dia memecat ribuan staf setelah pengambilalihannya, termasuk orang-orang yang ditugaskan untuk menangani pos-pos yang kasar.
Dia juga merombak cara layanan mengautentikasi akun, mengenakan biaya untuk centang biru dalam langkah yang menurut para kritikus akan memfasilitasi penyebaran informasi yang salah.
Beberapa perubahan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengiklan, khawatir tentang risiko merek mereka, yang kemudian menghentikan pengeluaran di situs tersebut.
Musk telah mengakui penurunan pendapatan "besar-besaran", meskipun dia mengatakan kepada BBC bulan lalu bahwa perusahaan kembali.
Artikel Terkait
PT Shell Indonesia Buka Lowongan Category Manager Food Service untuk Bisnis Non-Bahan Bakarnya
Penipuan Berkedok Kerja “Freelance” Kembali Makan Korban, Pegawai PPSU Kehilangan Rp28 Juta
Pakar Kesehatan: Air Galon Tak Picu Kanker Payudara!
Universitas Harvard Buka 20 Kursus Online Gratis di Berbagai Bidang. Ini Linknya!
Fajar Fathur Rahman, Pencetak Gol Langganan Timnas U-22 di SEA Games 2023
Bintang "Bukannya Aku Tidak Mau Nikah" Roy Sungkono Bersyukur Tak Pernah Mendapat Peran yang Stereotip
Tunjuk Linda Yaccarino sebagai CEO Twitter, Elon Musk Bilang Cuma Orang Bodoh yang Mau Pekerjaan Itu
Profil Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia di SEA Games Kamboja 2023 yang Sabet Medali Emas!
Indahnya Puncak Waringin di Labuan Bajo, Tempat yang Ditunjukkan Ibu Iriana ke Pendamping Pemimpin ASEAN
Pelamar Tak Datang ke Jadwal Interview yang Sudah Dijanjikan? Ini Cara Menghadapinya