Namun, dari karakter Rama pula, Jourdy belajar agar tidak terlalu naif dalam membawakan diri.
"Belajar untuk peduli sama teman, tapi jangan terlalu baik. Itu juga hal yang penting! Maksudnya, jangan terlalu naif," katanya, sambil menambahkan bahwa setiap orang juga harus memikirkan keselamatan diri sendiri.
Hal lain yang dipelajari setelah bermain dalam Kajiman: Iblis Terkejam Penagih Janji adalah bagaimana menjadi perawat. Karena Rama adalah perawat, Jourdy juga menjadi lebih mengapresiasi pekerjaan perawat.
"Gue sempet curhat sama mas Adri (Adriyanto Dewo, sutradara film Kajiman). Jadi perawat itu pahalanya banyak. Soalnya, elo harus merawat orang yang bukan keluarga, yang sakitnya macem-macem," ujar Jourdy.
Menurutnya, menjadi perawat butuh kesabaran dan kekuatan karena ini bukan pekerjaan yang fun dan bisa sambil main-main. Pekerjaan perawat perlu diapresiasi, tak terkecuali saat kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya.
Tak heran Jourdy berpendapat, menjadi perawat itu luar biasa! (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Ngaku Penakut, Aktor Malaysia Ini Tadinya Ogah Main Film Horor Sebelum Muncul di Kajiman
Fakta-fakta Emas Sea Games Indonesia yang Viral di Tik-Tok
Tips Menjaga Tubuh Fit dan Produktif di Era Pasca Pandemi ala Yoris Sebastian
Atlet Basket Putri Indonesia Raih Emas di SEA Games 2023, Dyah Lestari Jadi Pencetak Skor Terbanyak!
Rangkaian PPDB 2023/2024 Sudah Dimulai Hari Ini, Catat Tanggal Pentingnya!
Rayakan Waisak, 32 Biksu Jalan Kaki dari Thailand ke Candi Borobudur, Indonesia