PejuangKantoran.com - Jefri Nichol mengaku tertarik bermain di film Why Do You Love Me karena jalan ceritanya yang seru.
Meski demikian, aktor yang berperan sebagai Danton, memilih untuk tidak menonton film versi aslinya karena ia tidak mau itu malah mengganggu aktingnya saat mendalami karakternya.
“Takut bakal niru akting pemain di film itu. Jadi, lebih baik tidak menonton,” kata aktor kelahiran Jakarta 15 Januari 1999 ini.
Menurutnya, proses pendalaman materi ia lebih mempercayai arahan sutradara dan menjalankan proses reading bersama dengan pemain lainnya.
“Untuk pendalaman materinya sendiri, kita punya waktu 2 minggu buat reading, membedah naskah dan beberapa hari, latihan di kursi roda. Sama aku sendiri, ada satu hari, buat ketemu teman-teman disabilitas, tuna rungu dimana aku belajar bahasa isyarat juga,” tambahnya.
Baca Juga: Hottest Movie Akhir Pekan Ini: Mission Impossible - Dead Reckoning Part 1
Satu hal yang melegakan dirinya ketika akhirnya menonton film ini adalah adanya tambahan subtitle. Ia menyebutkan jika saat bertemu dengan teman-teman tuna rungu, ia mendapat masukan jika subtitle itu penting buat kaum disabilitas yang tidak bisa mendengar.
“Pas selama ngobrol sama teman-teman tuna rungu, ada masukan kalau menonton film Indonesia, mereka suka tidak mengerti karena tidak subtitle. Makanya, pas aku nonton preview-nya, aku lihat ada penambahan subtitle di film, aku seneng sih. Jadi, biar teman-teman yang tidak bisa mendengar, bisa menonton lewat subtitle.”
Walau harus berakting di atas kursi roda, kondisi tersebut tidak membuatnya menemui kesulitan dalam berakting. Selain arahan sutradara, ia merasa sangat nyaman bekerja sama dengan para aktor yang terlibat.
“Bangun chemistry sama bang Dodot (Adipati Dolken), Lyodra, bang Onad (Onadio Leonardo) dan kak TJ (TJ Ruth) gampang banget karena mereka orangnya terbuka banget. Jadi, kayak abang-abangan, kakak-kakakan di lokasi set. Ade-adean ya kalau sama Lyodra. Semuanya dipermudah,” terang aktor yang kerap ditantang tinju oleh selebriti lainnya.
Baca Juga: Diwawancara TV Amerika, Agnes Monica Bilang Musik Jadi Satu-satunya Pelariannya
Sebagai film yang dipresentasikan dalam bentuk road trip, ia berkesempatan untuk mengunjungi banyak kota di Indonesia dan menikmati keindahannya. Keakraban dengan sesama pemain terjalin karena selama masa syuting film ini memang masih dalam masa pandemi dimana ia dan pemain yang lain lebih banyak menghabiskan waktu di hotel saat break dan mengobrol bersama di kamar hotel. Keakraban ini lah yang membuat Jefri mengaku proses syuting juga berjalan akrab dan banyak membanyolnya.
“Ada scene dialog di mobil dimana ada semuanya, bang Onad, bang Dodot dan kak TJ. Di tengah-tengah, aku nunggu dialog-nya bang Onad. Nah, kan, dia merem ya. Jadi, kita tidak tahu dia tidur atau nggak. Eh, gak tahu dia beneran tidur!” selorohnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Tips Merawat Kulit Buat Wanita Sibuk, Wajib Dilakukan Biar Kulit Sehat
Meski Sibuk, Jangan Malas Buat Rawat Kulit : Ini Hack-nya!
7 Situs Pencari Kerja yang Paling Banyak Dipilih Orang
Kenapa sih Kamu Harus Me Time Saat Weekend?
Mengubah Karir di Usia 30 Memang Agak Menakutkan, tapi 7 Langkah Ini Bikin Kamu Lebih Siap
Prilly Latuconsina Hanya Mampu Menahan Tangis 5 Detik di Film "Ketika Berhenti Di Sini"
Soal Dugaan Kebocoran 34 Juta Data Paspor, Kata Pakar: “Pemerintah Seharusnya Bersikap Terbuka”
Diwawancara TV Amerika, Agnes Monica Bilang Musik Jadi Satu-satunya Pelariannya
3 Cara Transfer Chat History dari Whatsapp ke Perangkat Baru Tanpa Cloud Backup
Hottest Movie Akhir Pekan Ini: Mission Impossible - Dead Reckoning Part 1