Ia mengaku hanya satu kali menggunakan pemeran pengganti untuk adegan di mana ia harus jatuh dari ketinggian dua meter. Selebihnya, ia memilih untuk melakukannya sendiri.
“Hampir tidak ada yang pakai stand in. Kalau pun pakai stand in, hanya untuk adegan yang dianggap berbahaya. Saya tidak mau diganti karena nanti gerakannya berbeda.
“Saya selalu bilang sama Pak Guntur (Soerharjanto, sutradara, Red.) udah saya aja deh. Takutnya kalau digantikan itu, feel atau gerakannya terlihat beda,” tukasnya.
Luna ngotot melakukan adegan itu sendiri karena sadar bahwa tanggung jawabnya berperan sebagai Suzzanna sangatlah besar.
Baca Juga: Sinead O’Connor Pernah Sebut Menulis Surat Terbuka untuk Miley Cyrus. Apa Isinya?
Ia tidak menutup kemungkinan, walau sudah berusaha sekeras mungkin, tetap akan ada orang yang membanding-bandingkan kemampuannya dengan Suzzanna yang asli.
“Dari awal hingga akhir saya paling concern karena ekspektasi orang kan selalu membanding-bandingkan, selalu ingin lebih, pasti selalu ada yang dikritik.
“Jadi, mau ngomongin film mana pun, saya tidak pernah puas karena kepuasan itu membuat kita stop belajar sih. Sementara, saya selalu ingin setotal apapun!” kilahnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Lowongan Kerja PT. Pelni, Ada 16 Posisi yang Bisa Dilamar
Ruang Laktasi Seharusnya Ada di Setiap Tempat Kerja, Ini Syarat Membuat Ruang Laktasi
Sang Cucu Sebut Paling Tak Suka Adegan Apel di Film Oppenheimer, Ini Alasannya
Kamu Mendapat Promosi yang Juga Diinginkan Sahabatmu di Kantor, Lalu Bagaimana?
Jangan Buang Obat Kadaluarsa Sembarangan, Ini Cara Membuang Sampah Obat yang Diajarkan BPOM
Aturan Menyimpan ASI Perah Agar Kualitasnya Tetap Terjaga Selama Kamu Bekerja