PejuangKantoran.com - Walaupun pernah berakting sebagai Suzzanna, bukan hal mudah bagi Luna Maya untuk mendalami karakter Suzzanna dalam naskah filmnya.
Luna Maya mengaku kesulitan yang dihadapi di film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon sangat berbeda ketika ia berakting di film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018).
Untuk Suzzanna: Malam Jumat Kliwon, Luna Maya sempat bingung dalam melakukan pendalaman materi karena ada banyak perspektif yang harus ia pertimbangkan.
Baca Juga: Luna Maya Nekad Menolak Pemeran Pengganti Saat Syuting Film Suzzana Malam Jumat Kliwon
Pertama, film ini bukan menceritakan perjalanan hidup Suzzanna di mana ia bisa lebih leluasa berakting. Walaupun berjudul sama, jalan cerita film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon berbeda dengan versi tahun 1986.
Namun, acuan akting Luna harus tetap dari akting Suzzanna di film versi tahun 1986 yang kemudian harus ia ekspresikan dalam alur cerita yang berbeda.
“Saya merasa kesulitan karena ini bukan film biografi tentang kehidupan Suzzanna. Kita berimajinasi kalau beliau masih ada dan main film lagi,” ujar Luna, saat konferensi pers Suzzanna: Malam Jumat Kliwon di Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7/2023).
“Jadi, aktingnya akan seperti apa, dan karakternya sesuai skrip juga seperti apa. Ini sempat jadi masalah di aku karena arah pendalaman karakternya mau dibawa kemana, ya? Aku harus ngikutin yang mana?”
Baca Juga: Royal Abis! Taylor Swift Bagikan Bonus 55 Juta Dollar ke Semua Pendukung Tur Konsernya
Dibandingkan dengan film yang sebelumnya, cerita dalam film ini berbeda sekali. Karakternya pun memiliki konflik dan sudut pandang yang berbeda. Karena itu, Luna harus mendalami peran dalam cerita yang baru ini.
Sebagai jalan keluarnya, aktris kelahiran Denpasar, 26 Agustus 1983 ini melakukan observasi khusus tentang gaya akting mendiang Suzzanna yang terlihat khas lewat film-film lamanya.
Ia mengamati akting Suzzanna pada saat marah, sedih, kesal, bahkan jahil. Kemudian, Luna mencoba memasukkan akting itu ke dialog-dialog yang dianggap cocok.
“Yang ingin dikejar kan cara berdialek dan berdialog seperti bunda. Cara bunda Suzzanna berdialog kadang ada lucunya, kadang marahnya itu datar dan itu susah banget.
“Apalagi, secara karakter suara aku dan bunda kan berbeda sekali. Yang sangat khas adalah desahannya dan pelafalan huruf L yang sangat identik dengan gaya berbicara bunda. Itu yang terus-menerus saya latih dan masukkan ke dalam dialog,” jelasnya.
Baca Juga: Ketika Berhenti Di Sini Menjadi Film Umay Shabab dengan Proses Penggarapan Terlama
Artikel Terkait
Rawon Jadi Sup Terenak di Dunia versi TasteAtlas, Kalahkan Tonkotsu Ramen dari Jepang
Royal Abis! Taylor Swift Bagikan Bonus 55 Juta Dollar ke Semua Pendukung Tur Konsernya
Cara Ngecek Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 58, Begini Alur Penyambungan Rekening!
Ini Besaran Bantuan Program Kartu Prakerja Gelombang 58, Kapan Bantuan Bisa Dicairkan?
Belajar dari Jungkook BTS yang Tak Sengaja Beritahu Akun TikTok Pribadinya
Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Suka Menyela Pembicaraan, Khususnya saat Rapat