Dengan kekayaan bersih yang meningkat, kemungkinan besar Katy akan bergabung bersama musisi perempuan kaya lainnya, termasuk Rihanna, Taylor Swift, Madonna, Beyoncé, Celine Dion, Dolly Parton, dan Barbra Streisand.
Sepak terjang Katy Perry di dunia musik
Katy Perry memasuki dunia musik pada 2008 dengan single debutnya "I Kissed A Girl". Lagu ini menduduki peringkat No. 1 di Billboard Hot 100, dan bertahan selama tujuh minggu.
Delapan lagu hits Katy lainnya juga mampu mencapai posisi teratas, termasuk “California Gurls,” “E.T” dan “Firework”.
Baca Juga: Belum Ingin Pindah ke Hollywood, Alia Bhatt: Yang Dilakukan Priyanka Chopra Itu Sangat Berani!
Pada 2015, ia tampil di sampul Forbes sebagai penghibur dengan penghasilan tertinggi ketiga tahun itu.
Saat itu, kekasih Orlando Bloom itu meraup $135 juta atau Rp2 triliun sebelum pajak, lebih banyak daripada gabungan penghasilan Taylor Swift, Rihanna, dan Miley Cyrus.
Pada tahun yang sama Katy juga tampil di Super Bowl Halftime Show.
Pada 2019, Forbes menobatkan dirinya sebagai musisi dengan penghasilan tertinggi kesembilan pada dekade ini, dengan perkiraan pendapatan sebesar $530 juta atau lebih dari Rp8,1 triliun.
Kekayaan bersih ibu satu anak ini sebagian besar terdiri atas uang tunai dari karir musik dan pendapatan dari turnya.
Pada 2018, Perry bergabung dengan American Idol sebagai juri. Ia akan kembali untuk musim ketujuh di seri tersebut, yang dilaporkan menghasilkan $25 juta atau Rp385 miliar pada tahun 2024.
Baca Juga: Ketua Indeks Sebut Arsjad Rasjid Cocok Jadi Cawapres di Pemilu 2024
“Saya sangat bangga bahwa sebagai seorang perempuan, saya dibayar. Kamu tahu kenapa? Saya dibayar cukup banyak, lebih banyak daripada laki-laki mana pun yang pernah tampil di acara itu,” ujarnya bangga.
Sejak 2021, Katy juga telah mengadakan 32 pertunjukan residensi Las Vegas di Resorts World yang akan berakhir pada November tahun ini.
Ia juga memiliki merek sepatu Katy Perry Collections dan merek minuman non-alkohol De Soi.