PejuangKantoran.com - Siapa yang tidak kenal dengan Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep? Yang satu entertainer terkenal di Indonesia, dan satunya lagi anak orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Saat keduanya membuka bisnis, banyak yang menyangka bisnis tersebut pasti akan sukses mengingat nama besar mereka. Belum lagi keduanya juga memiliki merek dagang dan citra diri yang sama-sama “menjual”.
Namun, menjalankan bisnis memang tidak mudah. Ternyata, artis sekelas Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep pun bisa mengalami kegagalan dalam berbisnis.
Sampai saat ini sudah ada tujuh bisnis Raffi Ahmad yang tutup permanen, yaitu:
- Mango Bomb: jus mangga kekinian
- Gigieat Cake: kue
- Nagitoz: snack talas
- Bakmi RN: bakmi
- Kingkong: snack keripik singkong
- RA Jeans: fashion
Sementara empat bisnis Kaesang Pangarep yang juga tidak mampu bersaing dan akhirnya dihentikan adalah:
- Ternakopi: kopi yang aman untuk lambung
- Madhang: aplikasi penghubung ibu-ibu jago masak dan pembeli
- Goola: minuman tradisional dengan kemasan modern
- Siapmas: minuman dan makanan ringan
Apa yang membuat bisnis Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep gagal?
Popularitas memang menjadi salah satu faktor pendukung kesuksesan sebuah bisnis. Namun, tentu saja bisnis tidak bisa hanya mengandalkan faktor tersebut.
Menurut Yuswohady, pakar marketing dan Managing Partner Inventure, ada faktor yang jauh lebih penting dari popularitas, yaitu kualitas dan inovasi produk, serta kepuasan konsumen yang akan menjadi pelanggan.
Selain itu, faktor penting lainnya dalam berbisnis adalah bagaimana cara membuat keunikan sehingga bisa menjadi pembeda dengan pesaing lainnya.
Kebanyakan artis tak punya bakat bisnis
Tak semua orang bisa menjalankan bisnis, termasuk para artis. Yuswohady bilang, tidak semua artis memiliki sifat businessman, seperti skill atau kompetensi untuk mengelola bisnis.
Lalu, jangan lupa juga ketekunan yang sangat diperlukan saat menjalankan bisnis.
Padahal, kualitas seorang pengusaha bisa dilihat dari ketekunan berbisnis dalam jangka waktu panjang dan tidak menyerah saat bisnis di ujung ambang kebangkrutan.
Lalu, faktor lain yang membuat banyak bisnis artis tutup permanen adalah kebanyakan dari mereka melakukannya hanya karena FOMO atau fear of missing out, alias sekadar ikut-ikutan.
“Jika terus-terusan berganti dari satu bisnis ke bisnis lain yang sedang tren, akhirnya bisnis nggak akan sustain,” katanya.
Selain Raffi dan Kaesang, bisnis artis lainnya yang juga tutup permanen termasuk:
Artikel Terkait
6 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Menghasilkan Uang saat Kamu Tidur, Patut Dicoba!
Kisah Tanah Jawa Pocong Gundul Harus Bongkar Pasang Naskah Usai Kesuksesan KKN di Desa Penari
Festival Film Indonesia 2023 Umumkan 30 Film Indonesia yang Lolos Seleksi Tahap Awal
Mengapa Film yang Belum Tayang di Bioskop Bisa Lolos Seleksi Festival Film Indonesia?
Usung Tema Maskapai Penerbangan, Festivibes Now Boarding Diserbu Lebih dari 12.000 Komunitas Kpop
Venue Kedua Timezone NextGen Ini Dibuka dengan Mesin Permainan yang Lebih Canggih