Begitu terpakunya Rio pada karakter Arok ini, sampai-sampai setelah syuting rampung pun, ia sulit keluar dari karakter Arok. Butuh waktu sebulan hingga akhirnya bisa akhirnya karakter Arok benar-benar lepas.
“Belum pernah terbayangkan sebelumnya, saya bakal memainkan peran ini. Ditambah prosesnya cukup panjang, tanggung jawabnya gede. Tingkat kesulitan film ini mencapai 90 persen.
“Saya butuh waktu sebulan untuk bisa keluar dari peran. Selama produksi berlangsung, saya memang tidak memegang handphone, nggak lihat media sosial, nggak buka Whatsapp sama sekali. Saya mencoba berjarak sama kehidupan sosial.
“Tapi kan, kita harus ditantang terus seperti itu. Jangan stuck dengan karakter yang itu-itu saja,” serunya. (Syanne Susita)