“Jadi, itulah yang menarik dari karakter Edwin, walau menjengkelkan sebenarnya!” kilahnya.
Hal lain yang membuat Ario Bayu antusias terlibat dalam proyek film Sehidup Semati adalah karena kisah KDRT ini disampaikan dari sudut pandang sutradara perempuan.
“Yang saya suka dari film ini, jujur, ini cerita dari point of view sutradara perempuan. Female gaze. Ini penting karena sebelumnya ada paradigma kita memandangnya hanya dari male directors. Itu pasti berbeda nuansa dan polanya.” (Syanne Susita)