PejuangKantoran.com - Perbincangan dengan Floriberta Apsari pada akhir pekan 9 Maret 2024 pada sore hari di Jakarta yang hujan itu seperti mengikuti jalinan cerita keberhasilan dirinya membangun bisnis hingga menjadi pengusaha.
"Gue pemilik bisnis Dapoer Flav Cakery," kata Floriberta Apsari yang karib disapa Loly itu.
Berbeda dengan bakery, cakery adalah bentuk usaha kue produksi dan penjualan kue-kue pesta semisal kue ulang tahun, kue pernikahan, dan kue-kue khusus bertema event perayaan tertentu.
Usaha cakery menampilkan kue dengan desain dan hiasan yang artistik sekaligus rumit dan unik.
Sementara, usaha bakery adalah penjualan kue, roti, atau produk makanan lain berbasis tepung terigu.
Bakery, lazimnya, juga menjual bahan-bahan untuk pembuatan kue dan roti.
Selanjutnya, ketertarikan Floriberta Apsari pada pembuatan kue, roti, dan makanan tumbuh sejak dirinya ada dalam usia sekolah.
"Gue sering bantu nyokap (ibu) bikin makanan di rumah karena nyokap punya katering," ujar kelahiran 17 April 1978 ini.
Saat membantu ibunda, kenang Loly, dia tidak langsung terjun memasak.
"Waktu itu gue bantu nyokap mengupas bawang atau menyiapkan tampah untuk tumpeng yang nyokap bikin," ujar Loly.
Rupanya, keseharian membantu ibunya pada proses bisnis katering itu adalah endapan pengalaman yang terus menerus terbentuk dalam ingatan Floriberta Apsari.
Terjadilah, pada 2000, ibunda Loly berpindah rumah ke daerah Timoho, Yogyakarta.
Sementara, Floriberta Apsari tetap berada di Jakarta.
Perbedaan jarak tinggal membuat Loly kesulitan mendapatkan makanan kesukaan buatan ibunya.