sosok

Co-Founder Strava, Mark Gainey dan Michael Horvath, Sama-Sama Kuliah di Harvard dan Satu Tim Dayung Universitas

Kamis, 15 Mei 2025 | 13:55 WIB
Mark Gainey dan Michael Hovarth, co-founder Strava yang bersahabat sejak kuliah. (strava.com)

Pejuangkantoran.com – Jika belakangan makin banyak orang sangat gemar berolah raga, bahkan intensitas dan frekuensinya meningkat, sudah selayaknya (salah satunya) harus berterima kasih kepada Mark Gainey dan Michael Horvath.

Karena kedua orang inilah, orang yang aktif berolah raga menjadi tahu perkembangan dan pencapaian intensitas olah raganya, jadi termotivasi karena rekan-rekan sekomunitas yang tak pernah kendur dalam berolah raga

Kedua orang tersebut adalah co-founder atau pendiri Strava.

Tahun 2009, Mark dan Michael membuat Strava. Keduanya bukan sekadar rekan bisnis namun sahabat sejak masih kuliah di Harvard University. Keduanya bertemu saat masih mahasiswa dan menjadi anggota tim dayung perguruan tinggi elit ini pada tahun 80an.

Pengalaman keduanya saat menjadi anggota tim dayung universitas ini menjadi salah satu yang mendasari mereka membangun Strava.

Mark dan Michael mengalami sendiri betapa pentingnya komunitas, kompetisi sehat, dan data latihan dalam meningkatkan performa dan menjaga motivasi mereka dalam berolah raga.

Baca Juga: Jangan Ragu Ikut Club di Strava Jika Kamu Ingin Mendapatkan 5 Manfaat Berikut Ini!

Bisa  jadi saat masih dalam tim dayung, hal-hal tersebut masih bisa terjaga. Namun setelah lulus dan tidak berada dalam tim dayung lagi, keduanya merasakan sendiri, sulitnya menjaga semangat berolah raga tersebut.

 

Berawal Dari Kepedulian

Kepedulian ini terpendam selama bertahun-tahun hingga mereka melihat potensi menggabungkan antara teknologi, jejaring sosial, dan data olah raga sebagai Solusi.

Dari situlah akhirnya Strava lahir. Nama Strava sendiri berasal dari bahas Swedia yang artinya to strive atau berusaha/berjuang.

Penggodokan ide Strava ini tak lepas dari latar belakang keduanya. Setelah lulus dari Harvard, Mark mendirikan Kana Communication pada tahun 1996. Ini adalah sebuah Perusahaan perangkat lunak untuk layanan pelanggan.

Tak main-main, Kana sukses IPO dan menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka pada masa awal internet.

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB