Ia kemudian mengambil ekskul wushu di sekolah, dan bergabung di sasana Harmoni Wushu Indonesia sampai akhirnya menjadi atlet profesional.
Marvelo mengenal wushu melalui kegiatan ekstrakulikuler di sekolahnya. Ia tekun berlatih hingga menginjak usia 13 tahun. Saat itu ia berhasil menyabet medali emas di ajang Kejuaraan Wushu Dunia tingkat junior.
Hebatnya, ketekunannya berlatih wushu tidak mengganggu prestasi akademiknya. Ia bahkan menyelesaikan Pendidikan SMP dan SMA-nya di Jubilee School hanya dalam empat tahun.
Terlepas dari segala pencapaiannya, Marvelo tetap menjadi sosok yang rendah hati. Ia mengatakan bahwa keberhasilannya merebut emas di SEA Games 2025 adalah buah kerja sama dari berbagai pihak.
Baca Juga: Lowongan Kerja Human Capital – Employee Relations Officer di PT Panca Amara Utama (ESSA Group)
Menurutnya, medali tersebut merupakan hasil kerja kolektif dari seluruh tim dan orang-orang terdekat yang selalu mendukung perjalanan kariernya.
“Medali ini kalau dilihat orang mungkin hanya kepingan logam. Tapi cerita di baliknya sangat panjang. Banyak sekali orang yang berkontribusi,” ujarnya.
Namun sepertinya tim wushu harus segera mengucapkan salam perpisahan pada Edgar Xavier Marvelo. SEA Games 2025 ini akan menjadi penampilan terakhir Marvelo membela nama Indonesia.
“Mungkin ini medali terakhir saya untuk Indonesia di SEA Games. Ke depan saya masih ingin berkontribusi untuk Indonesia, tapi di bidang lain. Prioritas saya sekarang adalah keluarga,” tutupnya.