Saat masih berkarier di level Junior, Bagas sebenarnya tidak dipasangkan dengan Muhammad Shohibul Fikri. Saat mengikuti turnamen Junior Grand Prix di 2016, ia berpasangan dengan Muhammad Fachrikar dan berhasil menjadi juara.
Barulah pada 2018, atlet kelahiran 20 Juli 1998 ini dipasangkan dengan Fikri dan langsung menjadi juara kedua di turnamen Indonesia International.
Baca Juga: 4 Dugaan Aksi “Halalkan Segala Cara” ala Kamboja Agar Jadi Juara di SEA Games 2023
Tahun berikutnya, selain memenangkan turnamen senior pertama pada kompetisi Finlandia Terbuka, mereka juga mendapat gelar Tur Dunia BWF pertama di turnamen Hyderabad Terbuka 2019.
Bersama pasangannya, pemain klub PB Djarum itu pernah mencapai peringkat ke-11.
Di partai final SEA Games Kamboja 2023, Bagas dan Fikri berhasil mengalahkan atlet asal Malaysia Beh Chun Meng/Goh Boon Zhe dengan skor 21-12 dan 22-20.
4. Christian Adinata
Lahir di Pati, 16 Juni 2001, Adinata memulai kariernya di klub Tangkas Intiland. Pada 2019, ia mulai mengikuti kejuaraan internasional dengan berkompetisi di Kejuaraan Dunia Junior di ajang tunggal putra.
Pada 2021, ia terpilih untuk bergabung dengan timnas Indonesia sebagai anggota magang.
Barulah pada 2022, Adinata mulai sering diikutsertakan dalam berbagai pertandingan internasional. Ia berhasil mendapatkan gelar juara untuk kali pertama di ajang Italian International.
Dalam partai final SEA Games Kamboja 2023, ia diturunkan sebagai pemain tunggal kedua setelah Chico Aura Dwi Wardoyo. Meskipun saat ini peringkatnya masih di bawah Chico, yaitu ke-54, tetapi Adinata berhasil mengalahkan Lee Shun Yang dengan skor 21-17 dan 21-9.
5. Pramudya Kusumawardana
Pemain kelahiran 13 Desember 2000 ini merupakan pemain bulu tangkis Indonesia yang berasal dari PB Djarum.
Saat masih menjadi anggota tim junior, Pramudya berhasil memenangkan medali perunggu di Kejuaraan Asia dan Kejuaraan Dunia Junior 2018.
Di tahun yang sama, atlet asal Sukabumi ini juga meraih medali yang sama di nomor ganda putra di Kejuaraan Asia Junior 2018.
Saat dipasangkan dengan Yeremia Rambitan, Pramudya berhasil menjadi juara Olimpiade Tokyo 2020, setelah mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia. Selain itu, mereka juga menyelesaikan Kejuaraan Asia 2022 dengan medali emas.
6. Yeremia Rambitan