PejuangKantoran.com - Berperan sebagai Suzzanna di film Suzzanna: Bernapas Dalam Lumpur (2018) mengantarkan Luna Maya sebagai Aktris Terbaik di berbagai festival film bergengsi di tanah air seperti di Piala Maya dan Festival Film Bandung.
Jadi, ketika kembali memerankan tokoh Suzzanna di film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon, jangan pertanyakan lagi totalitas Luna Maya dalam berakting.
Bukti totalitas yang pertama dilihat adalah dari kesiapan Luna Maya untuk menjadi orang pertama hadir untuk di-makeup, dan yang terakhir pulang dari lokasi syuting.
Baca Juga: Jangan Nonton Sendirian! Suzzanna: Malam Jumat Kliwon Bakal Menghantui Mulai 3 Agustus
Setiap hari, pemasangan prostetik untuk mengubah wajahnya menjadi seperti Suzzanna mengharuskan aktris sekaligus pemilik brand Nama Beauty ini memakan waktu empat jam di lokasi syuting.
Setelah syuting rampung, melepaskan prostetik itu juga butuh waktu satu jam sendiri. Video timelapse yang memperlihatkan Luna sedang dihias dengan prostetik pun sempat viral.
Totalitas lainnya yang ia tunjukkan adalah dengan kesediaannya melatih logat, dialek, bahkan gaya tertawa supaya terdengar semirip mungkin dengan tawa khas mendiang Suzzanna.
Walaupun cukup lama berlatih bersama vocal coach yang sudah disediakan, Luna mengakui sempat kewalahan.
“Tidak gampang ya bisa mengeluarkan vokal tertawa dengan suara tinggi secara konsisten. Memang ada vocal coach, Teh Uchie, di mana kita bareng menonton film-film Suzzanna,” ujar Luna, saat konferensi pers Suzzanna: Malam Jumat Kliwon di Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7/2023).
“Setiap ada adegan tertawa, kita rekam dan latih berulang-ulang terus. Cuma di film ini, ketawanya itu ada eskalasinya dari ketawa jahil, ketawa marah, ketawa puas, sama ketawa super marah!” cerocos Luna.
Beberapa adegan membutuhkan take yang begitu lama. Terkadang Luna sampai nyaris kehabisan suara, sutradara baru meng-cut adegan tersebut.
Baca Juga: Sang Cucu Sebut Paling Tak Suka Adegan Apel di Film Oppenheimer, Ini Alasannya
Yang Luna rasakan adalah karena ia bukan penyanyi, maka ia sering lupa kalau harus memakai suara dari perut.
“Kadang pakai suara dari leher. Jadi, pas sudah selesai take, saya langsung minta jahe panas!” ujarnya terkekeh.
Komitmen untuk menunjukkan totalitas di film ini juga dilakukan Luna dengan menolak menggunakan pemeran pengganti di hampir seluruh adegan film.