PejuangKantoran.com - Film Catatan Si Boy pertama kali dibuat pada tahun 1987 sebagai adaptasi dari sandiwara radio yang disiarkan oleh Radio Prambors sejak 1985.
Film ini sukses di pasaran dan mengantarkan Onky Alexander, Dede Yusuf, Merriam Bellina, Ayu Azhari, sebagai idola remaja kala itu.
Kini, film Catatan Si Boy diproduksi ulang oleh sutradara Hanung Bramantyo dengan pemain-pemain muda seperti Angga Yunanda, Syifa Hadju, Alyssa Daguise, Rebecca Klopper, Arya Vasco, hingga Carmela van der Kruk.
Baca Juga: Akting Angga Yunanda Pernah Dianggap Terlalu Sinetron, Kini Ia Belajar Hal Baru di Budi Pekerti
Properti intelektual Catatan Si Boy yang dibuat ulang bukan hanya filmnya, tetapi juga musiknya. Jika film Catatan Si Boy baru akan tayang mulai 17 Agustus, lagu-lagu soundtrack filmnya sudah bisa dinikmati melalui seluruh platform music streaming.
Ada dua lagu lama karya Harry Sabar yang digunakan dalam film Catatan Si Boy versi 1987, yang kini digunakan kembali sebagai lagu tema film, yaitu Emosi Jiwa dan Catatan Si Boy.
Untuk menambah sentuhan kekinian, lagu-lagu ini digubah ulang dan dinyanyikan oleh penyanyi yang berbeda, yang dianggap produser bisa merepresentasikan roh kisah Catatan Si Boy.
Jika lagu Emosi Jiwa kini dinyanyikan oleh duet pendatang baru, Prinsa Mandagie dan Fabio Asher, lagu tema utama Catatan Si Boy dipercayakan kepada Slank.
“Kita konsultasi dan menggarap bareng melalui online. Kita bikin, rekam, latihan, lalu demo kita kirim ke mas Harry (Sabar). Nanti, beliau komen dan segala macemnya.
“Kita sempat tektokan beberapa kali, baru akhirnya jadi,” kenang Bimbim, drummer Slank, tentang proses penggarapan lagu Catatan Si Boy saat konferensi pers di Epicentrum, Kuningan, Sabtu (5/8/2023).
Baca Juga: Walaupun Film Pesanan Pemerintah, Hanung Bramantyo Tetap Menggarap Just Mom dengan Passion
Lucunya, saat penggarapan lagu tersebut, Bimbim dan teman-teman sempat bingung soal liriknya. Karena ketika mendengar lagu asli Catatan Si Boy yang dinyanyikan Ikang Fawzi sebagai panduan, Bimbim merasa Ikang Fawzi menyebutkan kata “trendi”.
Namun, ketika mendapatkan lirik dari pencipta lagunya, kata “trendi” tidak ada dalam lirik yang orisinal. Bimbim mengaku sampai harus berkali-kali mendengarkan ulang lagu versi lama tersebut, sekaligus mengkonfirmasi ulang dengan Harry Sabar.
Mereka berdiskusi mengenai lirik mana yang harus diikuti agar nanti bisa direkam finalnya oleh Kaka sebagai vokalis Slank.
“Di antara kita bolak balik mendengarkan, bahkan sampai berdebat. Setiap kali diulang, mendengar lagu versi Ikang Fawzi, terdengar kata ‘pemuda yang trendi’.