PejuangKantoran.com - Balada Si Roy, film action yang diadaptasi dari novel karya Gol A Gong dan pernah menjadi serial di Majalah Hai tahun 1980-an, akan mulai beredar di bioskop pada 19 Januari 2023.
Film ini didukung oleh Fajar Nugros (sutradara), Winston Utomo (produser eksekutif), dan Salman Aristo (penulis skenario). Para pemerannya adalah Abidzar Al Ghifari, Febby Rastanty, Bio One, Ramon Y. Tungka, Lulu Tobing, Marthino Lio, juga Sitha Marino.
Roy dikisahkan sebagai anak SMA yang gemar bertualang. Abidzar Al-Ghifari, yang berperan sebagai Roy di film Balada Si Roy, mengaku ini merupakan film layar lebar pertamanya. Pertama kalinya pula ia didapuk sebagai pemeran utama.
Baca Juga: Kiat Ajil Ditto Fasih Berbahasa Sunda dan Berdoa Bahasa Arab di Film Hidayah
“Gue mulai dari nol karena ini film pertama gue, dan ini menjadi hal yang besar. Fajar Nugros dan Winston Utomo mendukung gue benar-benar dari hati. Nggak sekadar, ‘Ayo, kamu bisa!’. Gue bisa merasakan ketulusan hati mereka,” terang Abidzar, saat press screening Balada Si Roy di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta (10/1/2023).
Aktor 21 tahun ini mengakui ada banyak tantangan yang ia hadapi, di antaranya berakting bersama dengan aktor yang lebih senior darinya. Mengambil setting di sekolah, otomatis lawan mainnya pun cukup banyak sehingga ia sadar betul harus mampu menciptakan chemistry dengan lawan mainnya.
“Banyak hal berat bagi gue di film Balada Si Roy karena ini untuk pertama kalinya gue nge-lead sebuah karakter dan ini bukan film ecek-ecek. Ini Balada Si Roy, yang banyak banget penggemarnya dari tahun 80-an,” katanya.
Baca Juga: Nepo Babies dan Anak-anak Selebriti yang Raih Kesuksesan Berkat Nama Besar Orangtuanya
Abidzar merasa harus mengejar ketertinggalannya, dengan lebih dulu memahami tentang akting. Dia merasa harus bisa menyamai kedudukannya dengan rekan-rekan pemain. “Itu yang menjadi challenge banget!” seru cowok yang punya 1,2 juta follower di Instagram ini.
Tantangan lain dalam memerani Roy adalah berakting banyak adegan laga. Abidzar menghabiskan cukup banyak waktu untuk melakukan adegan-adegan ini.
“Untuk adegan fighting, ini seru karena kita latihannya kurang lebih 1,5 bulan. Setelah reading, kita ada workshop sendiri. Latihan fisik, dan lanjut latihan koreo fighting, yang mana itu banyak dan harus kita hafalkan semua,” ujar putra sulung pasangan (alm) Jefri Al Buchori dan Pipik Dian Irawati ini.
Walaupun berat, workshop fighting inilah yang akhirnya malah menciptakan chemistry yang kuat dengan pemain lain. “Karena kita seru-seruan bareng. Ada yang diceburin ke kolam renang, ada yang HP-nya hilang, sampai ada yang rusak basah,” serunya terkekeh (Syanne Susita).
Artikel Terkait
Sri Mulyani Kaget Anak Muda Lebih Suka Kerja dari Rumah, Ini 7 Keuntungan WFH?
Jangan Terlewat, Ini Jadwal Seleksi PPPK Tenaga Teknis Kemendikbudristek!
Hidangan Indonesia Menempati Peringkat 16 Best Cuisine in the World Versi TasteAtlas
Perppu Kontroversial, Muncul Petisi Online Cabut Perppu Cipta Kerja dan Stop Khianati Konstitusi
Kasus Dugaan KDRT Venna Melinda-Ferry Irawan: 5 Sinyal Bahwa Pasangan Adalah Pelaku KDRT