CEO Perusahaan Teknologi Bryan Johnson Jalani Program 2 Juta Dollar Agar Kembali Muda

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 5 Februari 2023 | 17:48 WIB
Bryan Johnson menjalani program senilai 2 juta dollar setahun agar kembali muda. (Project Blueprint)
Bryan Johnson menjalani program senilai 2 juta dollar setahun agar kembali muda. (Project Blueprint)

Namun para ahli umur panjang sangat skeptis dengan upaya Johnson tersebut. Karena, genetika dan keberuntungan sangat menentukan berapa lama kita hidup, dan hal itu jauh di luar kendali kita.

“Anda tidak bisa melatih cara Anda untuk hidup sampai 100,” kata Dr. Andrew Steele, ilmuwan umur panjang dan penulis Ageless: The New Science of Getting Older Without Getting Old.

"Tidak ada diet atau olahraga yang akan membuat Anda memiliki kombinasi gen yang ajaib," sambungnya.

Dan Buettner, pakar umur panjang dan pendiri Blue Zones LLC, yang mempelajari tempat-tempat di seluruh dunia di mana warganya hidup paling lama, mengatakan bahwa Johnson adalah eksperimen berjalan dan layak untuk diperhatikan.

Baca Juga: Jangan Kelamaan Duduk di Kursi Kantor, Bisa Bikin Diabetes dan Picu Kematian Dini

Tetapi, eksperimen tersebut akan membutuhkan hasil yang nyata satu dekade dari sekarang untuk benar-benar menimbulkan dampak, katanya.

“Saya memuji siapa pun yang mencoba menggunakan sains untuk hidup lebih lama. Pada akhirnya, akan ada intervensi yang akan mewakili lompatan besar dalam harapan hidup,” katanya. "Dan saya rasa itu belum ada di sini."

Yang paling penting, kata Buettner, adalah bahwa segala sesuatu yang bisa membuat perbedaan harus dipatuhi dalam waktu yang lama. Sayangnya, rutinitas Johnson sepertinya tidak berkelanjutan.

“Sebagian besar dari apa yang dia lakukan membutuhkan disiplin heroik dan pikiran yang sedemikian rupa sehingga kurang dari 2% orang Amerika akan mengikutinya,” kata Buettner.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Fortune, USA Today

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X