Makan Nasi Bikin Tidur Lebih Nyenyak (Lupakan Dulu Dietnya Jika Kamu Susah Tidur)

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 28 Oktober 2023 | 18:19 WIB
Ilustrasi: Makan nasi secukupnya bikin tidur lebih nyenyak. (Freepik/Jcomp)
Ilustrasi: Makan nasi secukupnya bikin tidur lebih nyenyak. (Freepik/Jcomp)

PejuangKantoran.com - Lagi susah tidur, atau belakangan tidurmu lagi nggak nyenyak? Hati-hati ya, jangan dibiarkan.

Sebab jika berlangsung cukup lama, kurang tidur bisa meningkatkan risiko penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2.

Pakar kesehatan biasanya akan menyarankan kita untuk membiasakan tidur pada jam yang sama, mengurangi kafein, atau tidak gadget-an lagi setidaknya 30 menit sebelum tidur.

Baca Juga: Musim Kemarau Panjang, Anda Mau Beli Air Purifier, Pertimbangkan 4 Hal Ini

Namun, memperhatikan apa yang kamu konsumsi sebelumnya juga penting untuk menjaga supaya kamu tidak susah tidur. Salah satunya, mengonsumsi karbohidrat yang tepat.

Karbohidrat bikin tidur lebih nyenyak

“Karbohidrat bisa menjadi makanan yang membantu tidur atau bisa berdampak negatif pada kualitas tidur, tergantung apakah itu karbohidrat kompleks atau sederhana, dan apa yang kita kombinasikan dengannya,” kata Karman Meyer, RD, LD, ahli diet terdaftar dan penulis Eat To Sleep: What To Eat & When To Eat It for a Good Night's Sleep.

Menurut Meyer, ada nutrisi yang bermanfaat untuk tidur yang ditemukan dalam makanan berkarbohidrat, seperti vitamin B6 dan serat.

“Dan sering kali karbohidrat kompleks mengandung lebih banyak nutrisi ini dibandingkan dengan makanan olahannya (yaitu, roti gandum vs. roti putih),” kata Meyer.

Jenis karbohidrat yang dipilih Meyer agar kita mudah tidur adalah nasi. Gampang banget, kan? Padahal nasi selama ini dituduh sebagai karbohidrat yang “buruk”. Namun sebagai karbohidrat yang buruk, ini manfaat nasi untuk kualitas tidur:

Mengandung melatonin

Melatonin adalah hormon tidur yang membantu mengatur jam internal tubuh. Kita ternyata bisa meningkatkan kadar melatonin dengan mengonsumsi nasi.

Baca Juga: Sejarawan Makanan Menegaskan Beda Pasta dan Mi, dari Bahan sampai Pancinya

Julie Pace, RDN, ahli gizi dan pemilik Core Nutrition Health & Wellness, menjelaskan bahwa nasi merupakan karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi yang bisa membantu produksi melatonin lebih baik.

Indeks glikemik mengacu pada seberapa cepat tubuh kita menyerap gula dalam suatu makanan. Nah, makanan dengan indeks glikemik tinggi dipecah lebih cepat daripada makanan dengan indeks glikemik rendah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Eating Well

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X