Mengapa Atlet Renang Harus Memakai Celana Renang yang Sangat Ketat saat Bertanding Di Olimpiade?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 10 Agustus 2024 | 20:03 WIB
Perenang loncat indah Prancis Jules Bouyer dalam salah satu aksinya. Mengapa atlet renang harus memakai celana renang superketat? (Instagram @jules_bouyer)
Perenang loncat indah Prancis Jules Bouyer dalam salah satu aksinya. Mengapa atlet renang harus memakai celana renang superketat? (Instagram @jules_bouyer)

PejuangKantoran.com - Para perenang dan penyelam yang bertanding di Olimpiade Paris 2024 sukses bikin penggemar mereka menahan napas setiap kali mereka muncul.

Kekaguman itu bukan hanya karena kehebatan di dalam air, tetapi juga karena celana renang mereka yang sangat minim. Kenapa sih, atlet renang harus memakai celana renang yang sangat ketat?

Ribuan komentar di media sosial datang silih berganti untuk mengungkapkan kekaguman mereka terhadap penyelam Prancis Jules Bouyer (22), perenang Italia Thomas Ceccon (23), atau perenang Inggris Tom Daley (30).

Baca Juga: Jangan-jangan Kamu Termasuk Kelas Menengah ke Bawah tanpa Kamu Sadari, Gini Tanda-tandanya!

Jules Bouyer bikin penggemarnya heboh dengan senyumnya yang nakal, perutnya yang ramping, dan “sesuatu” di balik celana Speedo-nya yang membuatnya viral.

Kabarnya, bos-bos di perusahaan pakaian dalam Shinesty siap memberi Bouyer persediaan pakaian dalam seumur hidup.

Perusahaan Amerika itu terkenal karena menawarkan “Ball Hammock Pouch Underwear” yang dirancang untuk memberikan dukungan ekstra bagi alat kelamin pria.

“Ketika kami melihat apa yang dikemas oleh penyelam Olimpiade Jules Bouyer di Prancis Selatan, tidak masalah bahwa kami adalah perusahaan Amerika,” ujar salah satu perwakilan perusahaan itu.

Jack Laugher dari Tim Inggris juga bikin gempar setelah ia mengaku membiayai usahanya untuk bisa tampil di Olimpiade dengan memamerkan foto-foto “panasnya” di OnlyFans.

Olimpiade Paris 2024 juga menempatkan sejumlah atlet pria sebagai idola baru, seperti Thomas Ceccon, yang memenangkan emas di nomor 100 meter gaya punggung dan perunggu untuk nomor estafet gaya bebas 4x100 meter.

Baca Juga: Lowongan Kerja di Warner Bros. Discovery Indonesia Sebagai Senior Executive, R&E Campaigns

Saat bergabung dengan rekan satu timnya dari Italia untuk menerima medali perunggu, pemegang rekor dunia itu mengangkat kedua lengannya sehingga jumper-nya tersingkap, memperlihatkan lekukan otot V-line di perutnya.

Sejak itu, penggemar selalu menanti-nanti kehadirannya.

Atlet diseksualisasikan?

Namun, tidak semua orang suka dengan pemandangan tersebut. Saat tampil di acara Good Morning Britain pada hari Kamis (8/8/2024), aktor Douglas Robson bersikeras bahwa atlet "tidak boleh diseksualisasikan".

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Daily Mail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X