Siapa Sangka Tidur Miring ke Kanan Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Otak?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 28 Agustus 2023 | 15:37 WIB
Ilustrasi: Tidur miring ke kanan ternyata bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan otak. (Freepik/Stoccking)
Ilustrasi: Tidur miring ke kanan ternyata bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan otak. (Freepik/Stoccking)

PejuangKantoran.com - Tahukah kamu kalau ada posisi tidur kamu bisa memengaruhi kesehatan otak dan kondisi tubuh di pagi hari saat bangun tidur?

Ahli saraf Tara Swart, MD, PhD, mengatakan bahwa ada satu cara tidur yang lebih baik bagi otak daripada yang lain. Bukan tidur telentang apalagi tengkurap, melainkan miring ke kanan.

Hubungan antara posisi tidur dan kesehatan otak

Pada serial “The Wind Down”, Tara menulis bahwa selain memiliki waktu tidur dan bangun yang teratur, ia juga rutin mandi berendam magnesium beberapa kali seminggu dan melakukan sedikit aromaterapi sebelum tidur.

Baca Juga: Daftar Olahraga yang Aman Dilakukan Sendiri, dan yang Sebaiknya Butuh Pengawasan

Namun, ia juga mengatakan bahwa cara tidur yang mampu menjaga kesehatan otak adalah dengan tidur miring.

Tara mencatat bahwa tidur miring lebih efisien untuk pembersihan glimfatik dalam semalam. Ini pada dasarnya adalah waktu ketika otak membuang produk limbah.

Tidur miring ke kanan juga telah terbukti dalam penelitian paling mendukung proses pembersihan tersebut.

Studi 2020 yang diterbitkan dalam jurnal Brain Sciences mencatat bahwa transportasi glimfatik paling efisien terjadi saat posisi tidur miring ke kanan.

Sebab, tidur miring ke kanan mendorong lebih banyak pembersihan cairan serebrospinal (cairan pada otak yang berfungsi melindungi sistem saraf pusat), jika dibandingkan dengan berbaring telentang atau tengkurap.

Baca Juga: Buat yang Merasa Sulit Tidur, Gunakan POWER Agar Bisa Tidur Nyenyak. Apa Maksudnya?

Studi menyimpulkan bahwa posisi tidur ini dapat mendukung kesehatan otak seiring bertambahnya usia, dan berfungsi sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer.

Penulis studi Maiken Nedergaard, PhD, menyebut bahwa posisi tidur menyamping juga merupakan posisi yang paling populer dilakukan oleh manusia dan bahkan sebagian besar hewan, termasuk yang ada di alam liar.

“Tampaknya kita telah mengadaptasi posisi tidur menyamping untuk membersihkan otak dari produk sisa metabolisme yang menumpuk saat kita terjaga dengan cara yang paling efisien," katanya.

Tidur menyamping juga cenderung membantu mencegah dengkuran dibandingkan tidur terlentang karena mampu membuka saluran hidung saat tidur, serta lebih nyaman untuk punggung dan bahu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Mind Body Green

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X