PejuangKantoran.com - Tuberkulosis (TB) adalah infeksi bakteri yang ditularkan melalui udara. Penyakit ini bisa menular di mana saja termasuk di kantor. Jadi, hati-hatilah.
Tindakan pencegahan TBC mencakup menghentikan penyebaran bakteri dan mengobati infeksi tanpa gejala sebelum berkembang menjadi penyakit aktif.
Penyakit TBC aktif tanpa pengobatan yang tepat dapat mengancam nyawa. Gejalanya meliputi nyeri dada, sesak napas, dan batuk terus-menerus.
Terkadang, orang dapat membawa bakteri TBC tanpa gejala. Ini dikenal sebagai TBC laten atau infeksi TBC.
Baca Juga: Tutor Belajar Berbasis AI dari Khan Academy Jadi Salah Satu Perusahaan Paling Inovatif Tahun 2024
Orang dengan TBC laten berisiko terkena penyakit TBC. Hal ini mungkin tidak akan terjadi selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sampai ada sesuatu yang mengganggu fungsi sistem kekebalan tubuh mereka dan memungkinkan bakteri di paru-paru mereka berkembang biak.
Artikel ini membahas pencegahan TBC, termasuk cara penyebaran bakteri, cara mengurangi penularan, siapa yang paling mungkin tertular penyakit TBC, dan apakah vaksinasi diperlukan.
Pencegahan dan pengendalian TB di tempat kerja
Beberapa pekerjaan, seperti di bidang kesehatan, meningkatkan kemungkinan anggota staf terkena paparan TBC.
Pengusaha di lingkungan ini dapat menjalankan program pencegahan TBC dan mendukung identifikasi tepat waktu terhadap orang-orang yang membawa bakteri TBC.
Baca Juga: Singapore Airlines Meningkatkan Fasilitas Katering dan Amenity Kit di Kelas Ekonomi Premium
1. Jarak fisik
Seseorang dengan penyakit TBC aktif harus menjauhi orang lain selama masih ada kemungkinan penularan M.tuberculosis.
Penularan bisa terjadi ketika seseorang mengalami gejala aktif seperti batuk dan gejala mirip flu.