bugar

Ada 4 Tahapan Tidur yang Kamu Alami, Salah Satunya Tahapan Penting Untuk Kesehatan Kamu

Minggu, 23 Maret 2025 | 09:12 WIB
Ada empat tahapan tidur dan dua tipe tidur yang kamu alami. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Mempunyai kualitas tidur yang baik itu adalah salah satu kunci dari kesehatan. Karena ketika tidur, tubuhmu dalam kondisi beristirahat dan “menservis” diri sendiri, memperbaiki apa yang rusak karena aktivitas seharian

Kualitas tidur itu tak hanya terkait soal durasi yang bagi orang usia 18-40 tahun adalah sekitar 7-8 jam sehari. Ini terkait dengan tahapan-tahapan tidur, di mana tubuh melakukan perbaikan diri sevara optimal dalam tidur.

Menurut sleepfoundation.org, ada empat tahapan tidur. Empat tahap ini dibagi menjadi dua tipe tidur yaitu tiga tipe tidur NREM  (non-rapid eye movement) dan satu tipe tidur REM (rapid eye movement).

Pembagian tidur seseorang ke dalam berbagai siklus dan tahap umumnya disebut sebagai arsitektur tidur. Arsitektur tidurnya dapat direpresentasikan secara visual dalam hipnogram, atau grafik.

Gambaran grafiknya kurang lebih sama seperti di aplikasi smartwatch yang ada fitur untuk memonitor tidur.

Jadi tahapan tidur itu dimulai dengan 3 tipe tidur NREM di awal dan diakhir dengan 1 tipe tidur REM di akhir.

 Baca Juga: Jangan Sepelekan Kualitas Tidur yang Baik, Karena Saat Tidur Inilah Yang Terjadi Pada Tubuh Kita!

Tidur NREM

Tipe tidur NREM terdiri dari tiga tahapan tidur yang berbeda, yaitu:

Tahap 1

Tahap 1, juga disebut N1, adalah tahapan di mana saat seseorang pertama kali jatuh tidur. Tahap ini biasanya berlangsung hanya satu hingga tujuh menit.

Selama tidur N1, tubuh belum sepenuhnya rileks, namun aktivitas tubuh dan otak mulai melambat dengan periode gerakan singkat. Dalam tahapan ini, ada sedikit perubahan dalam aktivitas otak.

Dalam Tahap N1 ini, masih terhitung mudah untuk membangunkan seseorang dari tidurnya. Akan tetapi, jika seseorang tidak terganggu tidurnya, mereka dapat dengan cepat beralih ke tahap 2.

Karena itu, ketika malam, orang yang tidur tanpa gangguan mungkin tidak menghabiskan lebih banyak waktu di tahap 1 untuk kemudian melanjutkan siklus tidur berikutnya.

Halaman:

Tags

Terkini