Pejuangkantoran.com – Ada salah satu pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, usai dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 22 Juli 2026 yang mengundang kontroversi.
Pengganti Nanik S Deyang ini menceritakan bahwa masa kecilnya penuh dengan asupan gizi, salah satunya dengan makan telur ayam yang membuatnya bisulan.
Pernyataan ini dikomentari oleh netizen, salah satunya dalah dokter Dion Haryadi, seorang dokter umum sekaligus konten kreator edukasi tentang gizi, nutrisi, dan fitness di media sosial.
Menurut dokter Dion, banyak makan telur ayam tidak menyebabkan bisulan. Menurut dokter Dion, telur sangat baik untuk dikonsumsi karena mengandung gizi yang padat, rasanya enak, dan mudah mengolahnya.
Dojter Dion menambahkan, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa makan telur secara langsung menyebabkan bisul.
Risiko seseorang bisulan makin tinggi ketika kebersihan kulit tidak dijaga, luka kecil atau gesekan pada kulit, kada gula yang tak terkontrol, daya tahan tubuh sedang menurun, dan kontak dengan orang yang membawa bakteri bisul.
Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Kamu Makan Telur Setiap Hari?
Padat Nutrisi
Telur ayam sendiri adalah salah satu makanan engan kepadatan nutrisi (nutrient density) yang tinggi. Dalam satu butir telur ayam ukuran sedang (sekitar 50 gram) terdapat berbagai zat gizi penting dengan kalori yang relatif rendah, sekitar 70–80 kkal.
Berikut penjelasannya:
- Protein berkualitas tinggi
Telur mengandung sekitar 6–7 gram protein per butir. Protein telur mengandung 9 asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh dan mudah diserap.
Manfaatnya:
- Membantu membangun dan memperbaiki otot.
- Mempercepat penyembuhan luka.
- Mendukung pembentukan enzim, hormon, dan antibodi.
- Memberikan rasa kenyang lebih lama.
Baca Juga: Nutrisi yang Sering Terlupakan Ini Ternyata Penting untuk Kesehatan Mental
- Kaya vitamin
Telur mengandung berbagai vitamin penting, antara lain: