Baca Juga: May Day: Partai Buruh dan KSPI Tuntut Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah
3. Terlalu banyak makan junk food
Faktanya, orang yang sering makan junk food atau fast food, bagian otaknya yang terkait dengan pembelajaran, ingatan, dan kesehatan mental, memiliki ukuran yang lebih kecil.
Jika kamu sering makan hamburger, kentang goreng, keripik kentang, dan minuman ringan, waspadalah dengan risiko tersebut.
Namun, jika makan banyak buah beri, biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau, fungsi otak akan lebih terjaga dan penurunan mental melambat.
Jadi, daripada makan sekantong keripik, lebih baik makan segenggam kacang sebagai gantinya.
Baca Juga: Hari Buruh Internasional, Jokowi Undang Investor untuk Tingkatkan Kesejahteraan Buruh dan Pekerja
4. Mendengarkan musik dengan volume besar di earphone
Mendengarkan musik dengan volume penuh lewat earphone, bisa merusak pendengaran secara permanen hanya dalam 30 menit.
Sebenarnya, ini bukan hanya masalah di dalam telinga. Gangguan pendengaran yang terjadi pada orang dewasa yang lebih tua, terkait dengan masalah otak, seperti Alzheimer dan hilangnya jaringan otak.
Ini kemungkinan bisa terjadi karena otak harus bekerja sangat keras untuk memahami apa yang dikatakan di sekitar sehingga tidak dapat menyimpan apa yang didengar ke dalam ingatan.
Jadi hindari memakai earphone terlalu sering atau paling tidak setel volume tidak lebih dari 60% dari volume maksimum. Lalu, cobalah untuk tidak mendengarkan lebih dari beberapa jam setiap kali.
5. Tidak cukup bergerak
Semakin lama kamu tidak pernah olahraga teratur, semakin besar kemungkinan menderita demensia, diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.
Kamu tak perlu olahraga seperti sedang mempersiapkan diri lomba maraton. Cukup berolahraga setengah jam di taman atau jalan cepat di sekitar lingkungan. Pastikan saja kamu melakukan olahraga sedang setidaknya 150 menit setiap minggu.